Internationalmedia.co.id – News – Muhamad Mardiono, Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan sekaligus Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), baru-baru ini melakukan kunjungan silaturahmi yang sarat makna kepada Ustadz Abdul Somad (UAS) di Pekanbaru, Riau. Dalam pertemuan tersebut, Mardiono secara khusus meminta masukan dan pandangan strategis terkait tugas kenegaraan yang diembannya, serta arahan untuk perjuangan PPP ke depan.
Mardiono menjelaskan, kedatangannya ke Riau bukan sekadar untuk mempererat tali silaturahmi, melainkan juga membawa amanah besar sebagai Utusan Khusus Presiden. Ia merasa perlu untuk mendapatkan pencerahan dan pandangan mendalam dari para ulama serta tokoh bangsa dalam menjalankan tugas-tugas pemerintahan.

"Yang utama tentu untuk bersilaturahmi, sekaligus membawa misi kenegaraan. Sebagai Utusan Khusus Presiden, saya memohon pencerahan terkait kebijakan-kebijakan dan tugas-tugas pemerintahan yang sedang saya emban," ujar Mardiono, Rabu kemarin, seperti dikutip internationalmedia.co.id.
Dalam diskusi yang berlangsung hangat itu, Mardiono mengaku memperoleh banyak masukan berharga dari UAS. Menurutnya, nasihat dan pandangan para ulama sangat krusial di tengah berbagai tantangan serta dinamika global yang kini dihadapi Indonesia. Selain membahas tugas negara, Mardiono juga meminta arahan sebagai Ketua Umum PPP. Ia menegaskan bahwa PPP akan senantiasa menjaga identitas fundamentalnya sebagai partai yang lahir dari para ulama, berkomitmen penuh mengabdi kepada umat, bangsa, dan negara.
"PPP tidak akan pernah terlepas dari pengabdian kepada umat, bangsa, dan negara. Kami adalah partai para ulama yang memiliki misi mulia untuk terus memperjuangkan kepentingan umat dan menjaga persatuan bangsa," tegas Mardiono. Ia menambahkan, UAS merupakan sosok yang memiliki wawasan luas, baik dalam konteks nasional maupun internasional, sehingga wejangan yang diberikan diharapkan menjadi bekal penting dalam menjalankan amanah pemerintahan maupun kepemimpinan partai.
Sementara itu, UAS menyampaikan apresiasi tinggi atas kunjungan Mardiono. Ia menilai kedatangan Mardiono sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi silaturahmi dan dialog kebangsaan. UAS terkesan dengan kesediaan Mardiono meluangkan waktu di tengah kesibukannya untuk berdiskusi secara langsung.
"Alhamdulillah, Bapak Muhamad Mardiono berkenan meluangkan waktu datang ke tempat kami yang penuh kesederhanaan ini. Hanya duduk, minum teh, dan mengobrol. Semoga membawa manfaat besar bagi umat dan bangsa," tutur UAS.
Dalam kesempatan tersebut, UAS juga menyoroti pentingnya partisipasi politik umat Islam melalui jalur-jalur demokrasi yang konstitusional. Menurutnya, aspirasi masyarakat harus diperjuangkan melalui lembaga perwakilan rakyat agar dapat melahirkan kebijakan yang berpihak kepada kepentingan publik.
"Umat Islam mesti melek politik. Aspirasi masyarakat perlu disampaikan melalui perwakilan-perwakilan rakyat di parlemen sehingga dapat menjadi payung hukum, baik dalam bentuk peraturan daerah maupun undang-undang," jelas UAS.
Menutup pertemuan yang penuh makna itu, UAS mendoakan Mardiono beserta seluruh keluarga besar PPP agar senantiasa diberikan kesehatan, keistiqamahan dalam perjuangan, serta kemampuan untuk terus berkontribusi positif bagi kemajuan bangsa.
"Mudah-mudahan Bapak Muhamad Mardiono beserta keluarga besar PPP selalu diberikan kesehatan lahir dan batin, serta istiqamah untuk memperbaiki apa yang terjadi pada bangsa saat ini," pungkas UAS.
