Dalam sebuah operasi kilat, Internationalmedia.co.id – News melaporkan bahwa aparat kepolisian berhasil meringkus pria berinisial MAF (27), terduga pelaku pembunuhan terhadap pemuda berinisial G di Perumnas 1, Cibodas, Kota Tangerang. Penangkapan ini dilakukan kurang dari 24 jam setelah jasad korban ditemukan dengan luka tusuk yang fatal.
Insiden tragis yang merenggut nyawa G terjadi pada Senin (15/6) dini hari di kawasan Jalan Lombok, Perumnas 1, Cibodas, Kota Tangerang. Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan akibat luka tusuk. Merespons laporan masyarakat, tim gabungan dari Polres Metro Tangerang Kota dan Polsek Jatiuwung segera dibentuk untuk memburu pelaku.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Raden Muhammad Jauhari, menjelaskan bahwa tim penyidik langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi-saksi, serta mengidentifikasi berbagai alat bukti krusial. Dari hasil penyelidikan intensif, identitas pelaku mengarah pada MAF. MAF diketahui sempat melarikan diri dari kediamannya di Dasana Indah, Kabupaten Tangerang. Informasi dari pihak keluarga mengindikasikan bahwa pelaku mencoba menghindari kejaran aparat dengan kabur menuju wilayah Bogor.
Tanpa membuang waktu, tim gabungan bergerak cepat melakukan pengejaran hingga ke Bogor, Jawa Barat. Keberhasilan operasi ini membuahkan hasil, MAF berhasil diamankan di sebuah lokasi dekat Istana Bogor. "Kurang dari 24 jam setelah insiden, terduga pelaku berinisial MAF (27) berhasil diringkus tim gabungan Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota dan Polsek Jatiuwung," tegas Kombes Jauhari pada Selasa (16/6/2026).
Pihak kepolisian berkomitmen penuh untuk menjaga rasa aman masyarakat. "Kami tidak memberikan ruang bagi pelaku kejahatan. Begitu menerima laporan, tim langsung bergerak melakukan penyelidikan dan pengejaran hingga pelaku berhasil ditangkap," tegas Kombes Jauhari, seraya mengapresiasi kerja cepat seluruh personel yang terlibat dalam pengungkapan kasus ini.
Saat ini, MAF telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan intensif guna mendalami motif di balik tindak kejahatan keji ini. Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota, AKBP Parikhesit, menambahkan bahwa keberhasilan ini adalah buah dari sinergi dan respons cepat. "Ini merupakan hasil kerja keras dan sinergitas antara Tim Jatanras, Resmob Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota dan Unit Reskrim Polsek Jatiuwung dalam merespons cepat setiap tindak pidana yang menjadi perhatian masyarakat," ujarnya, dikutip dari internationalmedia.co.id.
Polres Metro Tangerang Kota mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak kepolisian. Informasi lebih lanjut terkait hasil penyidikan akan disampaikan secara resmi seiring perkembangan perkara.
