Sebuah peristiwa mengejutkan mengguncang Samarinda, Kalimantan Timur, ketika seorang mahasiswa berinisial LA (20) menjadi korban penembakan saat dalam perjalanan pulang kuliah. Insiden tragis ini terjadi di kawasan Perumahan Graha Indah. Berkat gerak cepat aparat, pelaku berinisial MZ (22) berhasil diringkus di wilayah Kutai Kartanegara. Internationalmedia.co.id – News mengabarkan bahwa penangkapan tersebut dilakukan di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Bukit Raya, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara, menyusul kejadian pada Jumat (12/6) malam, sekitar pukul 22.25 Wita.
Kasi Humas Polresta Samarinda, Ipda Arie Soeharyadi, mengonfirmasi penangkapan tersebut. Dikutip dari laporan internationalmedia.co.id, Ipda Arie menjelaskan, "Dari hasil penyelidikan dan keterangan saksi, tersangka diduga melakukan penganiayaan menggunakan senapan angin terhadap korban." Penangkapan MZ dilakukan pada Senin (15/6), setelah serangkaian penyelidikan intensif yang dilakukan oleh pihak kepolisian.

Peristiwa penembakan yang melukai LA di bagian kepala itu sendiri terjadi di Jalan P Suryanata, Perumahan Graha Indah, Kelurahan Air Putih, Kecamatan Samarinda Ulu. Dalam pemeriksaan awal, MZ telah mengakui perbuatannya. Namun, misteri di balik motif penembakan ini masih menjadi fokus utama penyelidikan. Penyidik terus melakukan pemeriksaan mendalam terhadap tersangka maupun saksi-saksi untuk mengungkap alasan di balik tindakan keji tersebut.
Sejumlah barang bukti penting telah diamankan oleh pihak kepolisian guna mendukung proses penyidikan. Di antaranya adalah satu senjata rakitan jenis senapan angin CPC 4000 yang diduga digunakan dalam aksi penembakan, amunisi, proyektil bekas tembakan, pakaian yang dikenakan pelaku saat kejadian, serta hasil visum dari korban. Saat ini, LA masih harus menjalani perawatan medis intensif akibat luka tembak serius di bagian kepala yang dideritanya.
