SMK Negeri 2 Karanganyar berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meraih juara pertama dalam Lomba Kreasi Baris Berbaris dan Pengibaran Bendera (LKBB-PB) 2026 tingkat Provinsi Jawa Tengah. Kemenangan ini mengantarkan mereka sebagai duta Jawa Tengah untuk bersaing di kancah nasional yang akan digelar di Jakarta pada bulan Agustus mendatang. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, tim dari Karanganyar ini memiliki misi besar: mempertahankan gelar juara nasional yang sebelumnya diraih Jawa Tengah.
Dalam kompetisi ketat yang diselenggarakan di SMKN 7 Semarang pada Sabtu (13/6/2026) tersebut, SMK Negeri 2 Karanganyar unggul jauh dengan perolehan nilai 7950. Mereka mengalahkan pesaing terdekatnya, SMA Negeri 1 Wonosegoro, Boyolali, yang menempati posisi kedua dengan 6450 poin, serta SMK Negeri 1 Kedungwungi, Kabupaten Pekalongan, di peringkat ketiga dengan 6275 poin.

Raihan Akbar, pendamping tim SMK Negeri 2 Karanganyar, mengakui bahwa tantangan di tingkat nasional akan jauh lebih berat karena akan menghadapi tim-tim terbaik dari provinsi lain. "Kita akan berlatih lebih keras lagi untuk mempertahankan gelar juara yang diraih Jawa Tengah dalam LKBB-PB tahun 2025," tegas Raihan, usai lomba. Ia menambahkan, pihaknya akan segera melakukan evaluasi dan perbaikan berdasarkan masukan dari tim juri provinsi. "Kuncinya adalah dengan terus berlatih meningkatkan kemampuan masing-masing anggota regu," imbuhnya, optimistis dengan waktu persiapan yang cukup memadai hingga Agustus.
Senada dengan Raihan, Komandan Peleton (Danton) SMK Negeri 2 Karanganyar, Muhammad Nur Hasan, juga menyatakan kesiapannya. "Kita akan lebih giat berlatih untuk mencapai hasil maksimal di tingkat nasional nanti," ujar Hasan penuh semangat. Ia bahkan menegaskan tekad timnya, "Insyaallah kami siap untuk mempertahankan gelar juara nasional yang diraih Provinsi Jawa Tengah dalam LKBB-PB tahun 2025 lalu."
Sementara itu, Dewan Juri dari unsur TNI, Haryanta, memberikan beberapa catatan penting untuk perbaikan. Ia mengapresiasi kreasi baris-berbaris yang dinilainya sudah relatif bagus, menandakan pembina yang melatih sudah cukup andal. Namun, Haryanta menyoroti formasi tim 8 yang bertugas membawa dan mengibarkan bendera. "Ada aturan baku dan juknis dalam tim 8 yang membawa dan menaikkan bendera. Aturan dan juknis itu harus diikuti," jelasnya.
Salah satu koreksi utama adalah terkait manuver baris-berbaris oleh Tim 8. Haryanta menegaskan, anggota Tim 8 tidak boleh berhenti saat melakukan formasi, meskipun sedang membawa bendera. "Tadi masih banyak formasi baris berbaris yang berhenti gerak. Seharusnya sebagai Tim 8 tidak boleh berhenti," paparnya. Selain itu, ia juga menyoroti teknik pengibaran bendera yang masih sering terlihat patah-patah. "Seharusnya alur tali terus mengalir, tidak patah-patah. Ini sesuai dengan juknis penaikan bendera yang ada," imbuhnya, menekankan pentingnya keselarasan dengan petunjuk teknis.
Haryanta berharap, tim pemenang dari Jawa Tengah ini dapat segera melakukan perbaikan-perbaikan yang disarankan dan berlatih lebih keras lagi. "Sehingga tim yang mewakili Provinsi Jateng bisa mempertahankan gelar juara LKBB-PB tingkat nasional yang diraih tahun lalu," pungkasnya, memberikan semangat sekaligus tantangan bagi SMK Negeri 2 Karanganyar.
