Ketegangan yang menyelimuti hubungan Iran dan Amerika Serikat (AS) dikabarkan akan segera menemukan titik terang. Presiden Donald Trump secara mengejutkan mengklaim bahwa kesepakatan damai untuk mengakhiri potensi konflik kedua negara semakin dekat. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, pernyataan optimis ini disampaikan Trump dalam sebuah wawancara telepon dengan CBS News yang disiarkan pada Minggu.
Trump menolak memberikan rincian spesifik mengenai kesepakatan yang dimaksud. Ia hanya menyatakan bahwa "setiap hari semakin baik dan semakin baik." "Saya tidak bisa memberi tahu Anda sebelum saya memberi tahu mereka, kan?" ujarnya kepada CBS News. Trump menegaskan keyakinannya bahwa kesepakatan akhir akan secara efektif mencegah Iran memperoleh senjata nuklir. Ia bahkan menambahkan bahwa ia "tidak akan membicarakannya" jika tidak demikian. Menurutnya, kesepakatan tersebut juga akan menghasilkan penanganan uranium yang diperkaya Iran secara "memuaskan." "Saya hanya akan menandatangani kesepakatan di mana kita mendapatkan semua yang kita inginkan," tegasnya.

Meskipun demikian, sumber-sumber yang berbicara kepada CBS News mengungkapkan bahwa Trump masih mempertimbangkan berbagai proposal dan belum mengambil keputusan final. Ia dilaporkan tengah berkonsultasi intensif dengan para penasihatnya dan juga berkomunikasi dengan sejumlah pemimpin asing, termasuk dari Arab Saudi dan negara-negara Teluk lainnya.
Tiga sumber terpisah mengonfirmasi kepada CBS News bahwa Trump dijadwalkan untuk berbicara melalui telepon dengan para pemimpin negara-negara Teluk dan negara-negara lain pada Sabtu sore waktu setempat. Konferensi telepon tersebut akan secara khusus membahas negosiasi Iran, menurut para pejabat AS yang mengetahui situasi tersebut. Menariknya, seorang pejabat regional yang dihubungi CBS News menyatakan bahwa beberapa pemimpin tersebut bahkan tidak mengetahui opsi mana yang cenderung akan dipilih Trump.
Optimisme serupa juga sempat disuarakan oleh Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Marco Rubio. Dalam kunjungannya di New Delhi, India, Rubio mengatakan kepada wartawan yang dilansir AFP pada Sabtu, bahwa ada peluang kesepakatan untuk mengakhiri ketegangan AS dan Iran terjadi dalam waktu dekat. "Mungkin akan ada beberapa berita nanti hari ini. Mungkin juga tidak. Saya harap akan ada," kata Rubio. Ia melanjutkan, "Ada kemungkinan bahwa, entah itu nanti hari ini, besok, atau dalam beberapa hari, kita mungkin akan memiliki sesuatu untuk dikatakan."
Dengan berbagai spekulasi dan pernyataan optimis dari para pejabat tinggi, dunia kini menanti langkah konkret dari Washington terkait masa depan hubungan dengan Teheran. Apakah kesepakatan damai yang digadang-gadang ini benar-benar akan terwujud, ataukah hanya akan menjadi bagian dari manuver diplomatik yang rumit, masih harus kita saksikan.
