Internationalmedia.co.id – News – Sebuah insiden kebakaran kembali mengguncang negara bagian Sabah, Malaysia, pada Rabu (29/4) dini hari waktu setempat. Sedikitnya 30 unit rumah, yang sebagian besar terbuat dari kayu, hangus dilalap si jago merah di area permukiman padat distrik Sandakan, Sabah bagian timur laut. Insiden ini menandai kebakaran kedua yang dilaporkan di wilayah tersebut dalam rentang waktu kurang dari dua minggu, memicu kekhawatiran serius bagi penduduk setempat.
Menurut keterangan dari Departemen Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Sabah, insiden ini berpusat di sebuah area permukiman di distrik Sandakan, wilayah timur laut Sabah. Area tersebut dikenal sebagai hunian bagi sebagian komunitas termiskin di Malaysia, termasuk masyarakat adat dan mereka yang tanpa kewarganegaraan, yang mendiami rumah-rumah kayu yang saling berdekatan. Syukurlah, hingga laporan ini diturunkan, tidak ada korban luka maupun korban jiwa yang dilaporkan dari peristiwa tersebut. Namun, pemicu pasti dari kobaran api ini masih belum dapat dipastikan dan sedang dalam investigasi.

Peristiwa ini menambah daftar panjang tragedi kebakaran di Sandakan, mengingat pada 19 April lalu, area yang sama juga dilanda kebakaran hebat yang meluluhlantakkan sekitar 1.000 rumah dan memaksa ribuan warga mengungsi dari desa pesisir mereka. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamat Sandakan, Jimmy Lagung, mengonfirmasi kepada AFP bahwa "diperkirakan sekitar 186 warga terkena dampaknya" akibat kebakaran terbaru ini. Ia menambahkan, "Kami masih menyelidiki penyebab kebakaran." Untuk mengatasi situasi darurat ini, sebanyak 21 petugas pemadam kebakaran dari dinas setempat segera dikerahkan. Berkat kesigapan mereka, api berhasil dikendalikan dan dicegah agar tidak meluas ke sekitar 100 rumah lainnya yang berdekatan, sehingga potensi kerugian yang lebih besar dapat dihindari.
