Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home » Teheran Beri Sinyal Hijau Negosiasi Nuklir AS Wajib Tahu Syarat Ini
Trending Indonesia

Teheran Beri Sinyal Hijau Negosiasi Nuklir AS Wajib Tahu Syarat Ini

GunawatiBy Gunawati07-02-2026 - 12.30Tidak ada komentar3 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Teheran Beri Sinyal Hijau Negosiasi Nuklir AS Wajib Tahu Syarat Ini
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id – News, Teheran – Sebuah babak baru dalam upaya diplomatik antara Iran dan Amerika Serikat (AS) mulai terbuka. Iran mengumumkan bahwa perundingan nuklir dengan AS, yang difasilitasi oleh Oman, telah menjadi "awal yang baik," dengan kedua belah pihak sepakat untuk melanjutkan negosiasi. Namun, Teheran dengan tegas mengingatkan Washington untuk menahan diri dari "ancaman dan tekanan" jika ingin pembicaraan ini berlanjut ke tahap berikutnya.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, yang memimpin delegasi Teheran, memuji "atmosfer positif" selama pertemuan di Muscat, ibu kota Oman, pada Jumat (6/2). Araghchi, seperti dikutip dari laporan internationalmedia.co.id dan AFP, Sabtu (7/2/2026), menyatakan bahwa argumen Iran telah disampaikan dan pandangan AS juga diterima dengan baik dalam suasana yang konstruktif.

Teheran Beri Sinyal Hijau Negosiasi Nuklir AS Wajib Tahu Syarat Ini
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

"Ini adalah awal yang baik untuk negosiasi. Dan ada kesepahaman untuk melanjutkan pembicaraan," ujar Araghchi dalam pernyataan kepada televisi pemerintah Iran. Ia menambahkan bahwa "langkah selanjutnya" akan diputuskan setelah para negosiator melakukan konsultasi di ibu kota masing-masing, dengan waktu dan format yang akan ditentukan "di kemudian hari."

Araghchi menekankan bahwa diskusi yang berlangsung hanya terfokus pada isu nuklir. "Pembicaraan kami hanya berfokus pada isu nuklir dan kami tidak membahas subjek lainnya dengan Amerika," tegasnya dalam wawancara dengan kantor berita IRNA. Ia juga menegaskan kembali harapannya agar AS menghindari "ancaman dan tekanan," karena "setiap dialog membutuhkan sikap menahan diri dari ancaman dan tekanan."

Delegasi AS dalam perundingan tersebut dipimpin oleh utusan khusus Presiden Donald Trump untuk Timur Tengah, Steve Witkoff, dengan menantu Trump, Jared Kushner, turut hadir. Meskipun ada indikasi kesediaan untuk menghidupkan kembali diplomasi terkait perselisihan nuklir Iran yang telah berlangsung lama dengan Barat, AS memiliki keinginan untuk memperluas cakupan pembicaraan. Washington ingin mencakup isu rudal balistik Teheran, dukungan untuk kelompok militan di kawasan, dan penindakan keras terhadap demonstran anti-pemerintah di Iran.

Namun, para pejabat Iran secara konsisten menolak membahas program rudal mereka, yang merupakan salah satu persenjataan terbesar di Timur Tengah. Teheran juga bersikeras pada pengakuan haknya untuk memperkaya uranium. Bagi Washington, pengayaan nuklir di dalam wilayah Iran merupakan "garis merah" karena potensi penggunaannya untuk bom nuklir, meskipun Iran berulang kali membantah niat untuk mempersenjatai produksi bahan bakar nuklir tersebut.

Perundingan ini berlangsung setelah serangkaian ketegangan, termasuk ancaman dari AS menyusul penindakan brutal aparat Iran terhadap unjuk rasa anti-pemerintah beberapa waktu lalu, serta pengerahan kelompok kapal induk AS ke Timur Tengah.

Dengan demikian, meskipun ada secercah harapan untuk kemajuan diplomatik, jalan menuju kesepahaman yang komprehensif masih panjang dan penuh tantangan, terutama dengan adanya perbedaan pandangan mendasar mengenai cakupan dan prasyarat dialog antara kedua negara.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Drone Serang Warga Azerbaijan Presiden Siapkan Balasan

05-03-2026 - 21.45

Bukan Azerbaijan Ini Target Asli Iran

05-03-2026 - 21.30

Senyum Kim Jong Un Angkatan Laut Berubah Drastis

05-03-2026 - 21.15

Api Membara di Teluk Setelah Serangan Iran

05-03-2026 - 21.00

Timur Tengah Membara Kapal Perang Iran Hancur

05-03-2026 - 18.45

Rudal Misterius Gegerkan Turki Iran Buka Suara

05-03-2026 - 18.30
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.