Gelombang kekerasan bersenjata kembali mengguncang Amerika Serikat. Kali ini, negara bagian North Carolina menjadi saksi bisu tragedi berdarah yang merenggut nyawa dua remaja dan melukai lima lainnya. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, insiden mematikan ini terjadi di sebuah taman umum yang berdekatan dengan sekolah menengah di Winston-Salem, memicu keprihatinan mendalam.
Peristiwa nahas itu terjadi pada Senin (20/4) waktu setempat. Menurut Kapten Polisi Kevin Burns, dalam konferensi pers yang dikutip oleh CNN, kepolisian awalnya menerima laporan mengenai adanya perkelahian antar remaja pada pagi hari. Namun, saat petugas bergegas menuju lokasi, informasi terbaru mengindikasikan adanya penembakan yang melukai sejumlah individu.

Setibanya di lokasi kejadian, petugas menemukan pemandangan yang memilukan. Seorang remaja laki-laki berusia 17 tahun, Erubey Romero Medina, ditemukan dengan luka tembak fatal di area parkir. Tak jauh dari sana, di bagian dalam taman, Daniel Jimenez Millian, remaja berusia 16 tahun, juga ditemukan tak bernyawa akibat luka tembak. Keduanya dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian.
Selain dua korban jiwa, lima remaja lainnya yang berusia antara 14 hingga 19 tahun turut menjadi korban luka-luka. Otoritas setempat belum merilis identitas mereka, namun mengonfirmasi bahwa korban luka terdiri dari empat remaja perempuan dan satu remaja laki-laki, dengan kondisi luka yang bervariasi, mulai dari ringan hingga serius.
Hingga berita ini diturunkan, motif pasti di balik perkelahian yang berujung pada penembakan maut ini masih menjadi misteri. Para penyelidik dari kepolisian Winston-Salem tengah bekerja keras untuk mengidentifikasi peran masing-masing individu dalam insiden tersebut. Temuan awal bahkan mengisyaratkan kemungkinan bahwa beberapa dari korban luka mungkin juga terlibat dalam aksi penembakan. Sejauh ini, belum ada satu pun tersangka yang berhasil ditahan, dan penyelidikan mendalam masih terus berlangsung.
