Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home » Greenland Mendadak Jadi Pusat Perhatian Global
Trending Indonesia

Greenland Mendadak Jadi Pusat Perhatian Global

GunawatiBy Gunawati07-02-2026 - 07.30Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Greenland Mendadak Jadi Pusat Perhatian Global
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Di tengah gejolak geopolitik yang memanas, Prancis dan Kanada mengambil langkah signifikan dengan meresmikan kantor konsulat mereka di Nuuk, ibu kota Greenland. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, langkah ini secara luas diinterpretasikan sebagai penegasan sikap menolak ambisi Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang pernah menyatakan minat untuk membeli wilayah otonom Denmark tersebut.

Peresmian konsulat yang berlangsung pada Jumat (6/2) waktu setempat ini bukan sekadar seremoni diplomatik biasa, melainkan juga sebuah deklarasi dukungan kuat terhadap pemerintah Greenland. Menteri Luar Negeri Kanada, Anita Anand, menyoroti momen bersejarah ini. "Ini adalah hari yang sangat penting bagi kami sebagai sebuah negara, karena kami membuka konsulat kami di Nuuk, Greenland," ujarnya, menegaskan komitmen Kanada.

Greenland Mendadak Jadi Pusat Perhatian Global
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Dari sisi Prancis, Presiden Emmanuel Macron telah lebih dulu mengisyaratkan rencana pembukaan konsulat ini saat kunjungannya ke Nuuk pada Juni sebelumnya. Dalam kesempatan itu, Macron secara terbuka menyatakan "solidaritas" Eropa dengan Greenland, sembari melontarkan kritik tajam terhadap ambisi Trump. Jean-Noel Poirier, seorang diplomat berpengalaman yang sebelumnya menjabat duta besar untuk Vietnam, kini dipercaya sebagai Konsul Prancis di Greenland. Poirier mengungkapkan prioritas utamanya kepada AFP sebelum bertolak ke Nuuk dari Kopenhagen: "Agenda pertama adalah mendengarkan warga Greenland, membiarkan mereka menjelaskan secara detail posisi mereka, dan dari pihak kami untuk menegaskan dukungan kami kepada mereka, sebanyak yang mereka dan pihak Denmark inginkan."

Pembukaan konsulat Prancis dan Kanada ini menambah panjang daftar entitas internasional yang mengakui dan menjalin hubungan diplomatik dengan Greenland. Wilayah otonom ini telah memiliki hubungan dengan Uni Eropa sejak 1992, Washington (Amerika Serikat) sejak 2014 – yang kemudian membuka kembali misinya pada 2020 setelah sempat tutup antara 1940-1953. Islandia juga telah lebih dulu membuka konsulatnya di Nuuk pada 2013, disusul dengan pembukaan kantor Komisi Eropa pada 2024. Dinamika ini menegaskan posisi Greenland yang semakin strategis di kancah global.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Dalang Pembunuhan Trump Tewas

05-03-2026 - 12.15

Fakta Mengejutkan Serangan Iran

05-03-2026 - 12.00

Misteri Ledakan Kapal Minyak Kuwait

05-03-2026 - 10.45

Iran Gempur Markas Rahasia di Irak Washington Dituding

05-03-2026 - 10.30

Korban Serangan di Iran Melonjak Drastis

05-03-2026 - 10.15

Doha Bergejolak Warga Dekat Kedubes AS Diungsikan

05-03-2026 - 10.00
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.