Internationalmedia.co.id – Suasana Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos, Swiss, sempat diwarnai kepanikan setelah alarm kebakaran berbunyi di Pusat Kongres Davos pada Rabu (21/1) malam waktu setempat. Insiden ini terjadi saat Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berada di dalam gedung tersebut, memicu evakuasi sebagai tindakan pencegahan.
Menurut laporan dari Anadolu Agency dan Hindustan Times, Kamis (22/1/2026), dinas pemadam kebakaran Davos menyatakan bahwa api telah berhasil dipadamkan sepenuhnya. Namun, penyebab kebakaran masih belum diketahui pasti.

"Alarm telah sepenuhnya dikendalikan dan api telah sepenuhnya dipadamkan setelah Pusat Kongres dievakuasi sebagai tindakan pencegahan," demikian pernyataan resmi dari dinas pemadam kebakaran setempat.
Juru bicara Kepolisian Kanton Graubunden menambahkan bahwa hingga Rabu malam, asal mula api masih dalam penyelidikan. Kantor berita Swiss, Keystone-SDA, melaporkan bahwa Trump berada di dalam gedung saat insiden terjadi, setelah sebelumnya menyampaikan pidato pada siang hari.
Seorang pejabat Gedung Putih yang berbicara kepada CBS News memastikan bahwa evakuasi gedung tidak berdampak langsung pada Trump. Pihak kepolisian setempat juga mengonfirmasi tidak ada laporan korban luka dalam insiden ini.
Petugas pemadam kebakaran, personel kepolisian, dan ambulans segera dikerahkan ke lokasi yang memiliki pengamanan ketat tersebut. Insiden ini menjadi keadaan darurat kedua terkait kebakaran yang terjadi di Davos pada Rabu malam. Sebelumnya, kebakaran juga melanda sebuah kios fondue di dekat sebuah hotel, yang memicu evakuasi para tamu hotel. Beruntung, tidak ada korban luka dalam insiden tersebut.
