Internationalmedia.co.id – News – Sebuah misi kemanusiaan yang diemban oleh Angkatan Laut Meksiko berakhir tragis setelah pesawat mereka jatuh di perairan lepas pantai Texas, Amerika Serikat, pada Senin (22 Desember) sore waktu setempat. Insiden memilukan ini menelan korban jiwa lima orang, sementara satu penumpang lainnya masih dalam pencarian intensif.
Sekretariat Angkatan Laut Meksiko mengonfirmasi bahwa total delapan orang berada di dalam pesawat nahas tersebut. Pesawat itu sedang dalam perjalanan untuk mengangkut pasien medis, bagian dari upaya kemanusiaan yang dikoordinasikan dengan sebuah yayasan Meksiko yang fokus merawat anak-anak dengan luka bakar parah.

Dalam pernyataan resminya, yang dilansir kantor berita AFP pada Selasa (23 Desember), Angkatan Laut Meksiko melaporkan bahwa dua orang berhasil selamat dari kecelakaan mengerikan ini. Namun, jumlah korban tewas bertambah menjadi lima orang, dari laporan awal yang menyebutkan dua korban jiwa. Hingga kini, satu orang lainnya masih dinyatakan hilang, meskipun upaya pencarian ekstensif oleh Penjaga Pantai AS terus dilakukan di area jatuhnya pesawat.
Kecelakaan tragis ini terjadi saat pesawat mendekati wilayah Galveston, Texas. Menurut data dari situs pelacakan penerbangan Flight Radar, pesawat tersebut lepas landas dari Merida, negara bagian Yucatan, Meksiko, pada pukul 18:46 GMT. Sinyal terakhir pesawat tercatat pada pukul 21:01 GMT di atas Teluk Galveston, dekat Bandara Internasional Scholes, sebelum akhirnya menghilang dari pantauan.
Tragedi ini menyisakan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga korban tetapi juga bagi mereka yang terlibat dalam misi kemanusiaan mulia ini. Penyelidikan lebih lanjut diharapkan dapat mengungkap penyebab pasti insiden yang merenggut nyawa dalam perjalanan pengabdian ini.
