Internationalmedia.co.id – Pemerintah Rusia mengumumkan pasukannya berhasil merebut dua kota strategis di Ukraina, yaitu Pokrovsk dan Vovchansk. Klaim ini semakin meningkatkan tekanan terhadap Ukraina yang tengah berupaya mencari dukungan internasional untuk mengakhiri konflik.
Pokrovsk, sebuah kota yang menjadi pusat logistik militer utama bagi Ukraina di wilayah Donetsk, telah menjadi target operasi militer Rusia dalam beberapa bulan terakhir. Kota ini merupakan titik pertemuan penting antara jalan raya dan jalur kereta api. Meskipun Kyiv telah mengerahkan pasukan tambahan, termasuk pasukan khusus, untuk mempertahankan kota tersebut, ratusan tentara Rusia dilaporkan berhasil menyusup masuk.

Kremlin melalui Telegram menyatakan bahwa Kepala Staf Militer Rusia, Valery Gerasimov, telah melaporkan kepada Presiden Vladimir Putin tentang "pembebasan" Pokrovsk dan Vovchansk. Kementerian Pertahanan Rusia juga mengunggah video yang diklaim menunjukkan pasukan mereka mengibarkan bendera Rusia di alun-alun pusat kota Pokrovsk. Menteri Pertahanan Andrei Belousov menyebut perebutan kedua kota ini sebagai "langkah penting menuju kemenangan".
Jika klaim ini terkonfirmasi, perebutan Pokrovsk akan mempersulit jalur pasokan Kyiv ke garis depan pertempuran dan berpotensi menjadi landasan bagi Rusia untuk melancarkan serangan lebih lanjut ke wilayah utara dan barat. Vovchansk, yang terletak di wilayah Kharkiv, telah mengalami kerusakan parah akibat pertempuran sejak Mei 2024.
