Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara tegas meminta Presiden Rusia Vladimir Putin untuk menghentikan konflik di Ukraina yang telah berlangsung hampir empat tahun. Desakan ini muncul setelah Moskow kembali melancarkan serangan intensif ke Kyiv, menyusul jeda singkat akibat cuaca dingin yang ekstrem. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, pernyataan Trump disampaikan pada Selasa (3/2) waktu setempat.
Saat ditanya wartawan di Gedung Putih mengenai eskalasi serangan terbaru Rusia, Trump dengan lugas menyatakan, "Saya ingin dia mengakhiri perang." Ia juga mengungkapkan keinginannya agar Putin memperpanjang jeda serangan, meskipun mengakui bahwa Putin telah "menepati janjinya" untuk menghentikan serangan selama satu minggu. "Itu banyak, Anda tahu, satu minggu, kami akan menerima apa pun, karena di sana benar-benar sangat dingin," imbuh Trump.

Dari Gedung Putih, Sekretaris Pers Karoline Leavitt menambahkan bahwa Presiden Trump "tidak terkejut" dengan berlanjutnya serangan Rusia. Leavitt menjelaskan, "Saya berbicara dengan presiden tentang hal itu pagi ini, dan reaksinya, sayangnya, tidak terkejut." Ia juga menekankan bahwa perang brutal ini, yang telah berlangsung beberapa tahun, "tidak akan pernah dimulai jika presiden masih menjabat," merujuk pada keyakinan Trump bahwa invasi 2022 tidak akan terjadi di bawah kepemimpinannya. Trump sendiri berulang kali menyalahkan pendahulunya, Joe Biden, atas pecahnya konflik tersebut.
Serangan terbaru Rusia pada Selasa (3/2) malam waktu setempat menargetkan fasilitas energi vital Ukraina. Akibatnya, ratusan ribu warga terpaksa hidup tanpa pemanas di tengah suhu yang sangat rendah, terdingin sejak invasi Februari 2022. Serangan ini juga merenggut nyawa dua remaja di kota Zaporizhzhia dan menyebabkan kerusakan pada monumen Perang Dunia II era Uni Soviet.
Eskalasi ini terjadi hanya sehari sebelum delegasi Ukraina dan Rusia dijadwalkan bertemu untuk putaran kedua pembicaraan yang dimediasi oleh Amerika Serikat di Abu Dhabi, menambah kompleksitas upaya diplomatik di tengah situasi yang semakin memanas.

