Internationalmedia.co.id – News – Sebuah friksi politik mengejutkan mencuat di kancah internasional. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, baru-baru ini melontarkan kecaman keras terhadap Perdana Menteri Italia, Giorgia Meloni, setelah sang pemimpin Eropa menolak untuk berpartisipasi dalam konfrontasi militer melawan Iran.
Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan harian Italia Corriere della Sera, Trump mengungkapkan rasa kecewanya. "Saya terkejut padanya. Saya pikir dia memiliki keberanian, tetapi saya salah," kata Trump, mengisyaratkan bahwa ia merasa Meloni gagal memenuhi ekspektasinya dalam isu krusial ini.

Insiden ini terjadi hanya sehari setelah Meloni sendiri mengkritik pernyataan Trump mengenai Paus Leo XIV, menyebutnya "tidak dapat diterima." Paus Leo XIV sendiri dikenal luas karena seruannya yang konsisten untuk mengakhiri konflik di Timur Tengah dan mempromosikan perdamaian.
Menanggapi kritik tersebut, Trump membalas dengan menyatakan bahwa justru sikap Meloni-lah yang "tidak dapat diterima." Ia menuduh Perdana Menteri Italia itu acuh tak acuh terhadap potensi Iran memiliki senjata nuklir. Trump juga mengklaim bahwa Meloni tidak ingin Italia terlibat dalam perang melawan Iran, meskipun negara Mediterania itu sangat bergantung pada pasokan minyak dari kawasan tersebut.
Sebagai informasi, Giorgia Meloni, yang memimpin sayap kanan Italia sejak Oktober 2022, telah lama dianggap sebagai salah satu sekutu terdekat Trump di Eropa. Ia seringkali berupaya menjembatani perbedaan pandangan antara Washington dan negara-negara Uni Eropa. Namun, penolakannya untuk mendukung potensi aksi militer terhadap Iran kini tampaknya telah menciptakan keretakan yang signifikan dalam hubungan politik mereka yang sebelumnya solid.

