Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home » Trump Iran Perang Atau Damai
Trending Indonesia

Trump Iran Perang Atau Damai

GunawatiBy Gunawati04-04-2026 - 10.15Tidak ada komentar4 Mins Read3 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Trump Iran Perang Atau Damai
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengenai konflik dengan Iran terus berfluktuasi, menciptakan kebingungan di panggung global. Dari seruan bantuan kepada sekutu hingga ancaman pemusnahan total, sikap Trump menjadi sorotan utama. Internationalmedia.co.id – News merangkum serangkaian perubahan pernyataan yang mencerminkan ketidakpastian kebijakan Washington terhadap Teheran, terutama pasca-serangan AS-Israel pada 28 Februari yang memicu pengetatan jalur vital di Selat Hormuz oleh Iran.

Seruan Awal untuk Bantuan NATO

Trump Iran Perang Atau Damai
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Pada awalnya, menyikapi penutupan Selat Hormuz yang berdampak luas, Trump pada 14 Maret menyatakan harapan agar negara-negara NATO mau membantu. Ia menyebut banyak negara terdampak dan berharap sekutu seperti Tiongkok, Prancis, Jepang, Korea Selatan, dan Inggris akan mengirimkan kapal perang untuk menjaga selat tersebut tetap terbuka dan aman. "Mudah-mudahan negara-negara lain yang terdampak oleh pembatasan buatan ini akan mengirimkan kapal ke daerah tersebut sehingga Selat Hormuz tidak lagi menjadi ancaman," ujarnya kala itu.

Penolakan Bantuan dan Perubahan Sikap

Namun, setelah banyak negara menolak permintaannya, Trump dengan cepat berbalik arah. Hanya dua hari kemudian, pada 16 Maret, ia menyatakan AS tidak membutuhkan bantuan dari pihak lain. "Kita tidak butuh bantuan. Perang itu sudah berlangsung lama menurut saya, hampir sejak hari pertama," tegasnya, mengindikasikan bahwa AS mampu bertindak sendiri.

Kritik Tajam terhadap Sekutu NATO

Sikap ini kemudian berkembang menjadi kritik tajam terhadap sekutu. Pada 20 Maret, Trump melontarkan sindiran keras, menyebut NATO "HANYA MACAN KERTAS!" tanpa kehadiran AS. Di hari yang sama, ia bahkan melabeli negara-negara sekutu sebagai "pengecut" karena enggan membantu membuka Selat Hormuz, meskipun pertempuran telah dimenangkan secara militer dengan risiko kecil bagi mereka. "Para pengecut, dan kita akan mengingatnya!" tulis Trump. Pada 26 Maret, ia kembali menegaskan tidak akan lagi membantu sekutu yang tidak mau "melompat untuk membantu kita," mengingat bantuan AS selama bertahun-tahun.

Menyalahkan Negara Lain dan Janji Akhiri Perang

Memasuki akhir Maret, tepatnya pada 31 Maret, Trump kembali menyalahkan negara lain atas krisis bahan bakar. Ia menyarankan negara-negara yang kesulitan mendapatkan bahan bakar jet akibat penutupan Selat Hormuz untuk membeli dari AS atau "mengumpulkan keberanian yang tertunda" dan membuka selat itu sendiri.

Secara mengejutkan, di hari yang sama, Trump membuat pernyataan yang kontras dengan retorika sebelumnya. Ia memperkirakan perang akan berakhir dalam dua minggu, atau mungkin beberapa hari lebih lama, bahkan tanpa kesepakatan. "Kita sedang menyelesaikan pekerjaan ini," ujarnya, memberikan harapan akan deeskalasi.

Ancaman Eskalasi dan Serangan Nyata

Namun, harapan itu sirna hanya dalam hitungan jam. Keesokan harinya, pada 1 April, Trump kembali melontarkan ancaman yang jauh lebih keras. Dalam pidatonya di Gedung Putih, ia bersumpah akan menyerang Iran "dengan sangat keras selama dua hingga tiga minggu ke depan," berjanji akan "membawa mereka kembali ke zaman batu, tempat mereka seharusnya berada."

Ancaman itu bukan sekadar gertakan. Dilansir AFP pada 3 April, AS melancarkan serangan ke jembatan B1 di Karaj, jembatan tertinggi di Timur Tengah, yang berlokasi sekitar 35 kilometer barat daya Teheran. Trump mengunggah cuplikan video di media sosial yang memperlihatkan asap membubung dari jembatan tersebut, memperingatkan kehancuran lebih lanjut jika Iran tidak bersedia duduk di meja perundingan. "Jembatan terbesar di Iran runtuh, tidak akan pernah bisa digunakan lagi—banyak lagi yang akan menyusul!" tulis Trump. Televisi pemerintah Iran melaporkan dua serangan AS-Israel di lokasi yang sama, menewaskan dua warga sipil.

Ancaman Lanjutan dan Seruan Pergantian Rezim

Tidak berhenti di situ, Trump juga mengancam akan menghancurkan sisa infrastruktur Iran. Dilansir Aljazeera pada 3 April, ia menyatakan militer AS "bahkan belum mulai menghancurkan apa yang tersisa di Iran," menargetkan jembatan dan pembangkit listrik berikutnya.

Lebih jauh, Trump secara terbuka menyerukan pergantian rezim di Iran. "Kepemimpinan rezim baru akan tahu apa yang harus dilakukan, dan harus dilakukan, cepat!" katanya, menandakan eskalasi tujuan AS dalam konflik ini. Video yang diunggah oleh internationalmedia.co.id juga menunjukkan ancaman Trump yang mengincar jembatan dan pembangkit listrik Iran untuk dihancurkan.

Rentetan pernyataan dan tindakan yang berubah-ubah ini menyisakan pertanyaan besar tentang arah kebijakan AS terhadap Iran dan potensi dampaknya terhadap stabilitas regional dan global.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Teheran Berani Blokade Amerika Ditembus

30-04-2026 - 18.00

Iran Peringatkan AS Bencana Menanti

30-04-2026 - 16.45

Misi Bantuan Gaza Berujung Penangkapan Massal

30-04-2026 - 16.30

AS Gagas Aliansi Global Demi Kunci Ekonomi Dunia

30-04-2026 - 16.15

Peringatan Keras Iran untuk AS

30-04-2026 - 16.00

Kapal Induk Raksasa AS Tinggalkan Timur Tengah Ada Apa

30-04-2026 - 12.45
Leave A Reply Cancel Reply

Footer Logo - 48 Media Partners

MEDIA PARTNERS

bolasepak.co.id bolapedia.co.id tangerangsatu.co.id lahatsatu.com jp-news.id agroplus.co.id eranusantara.co suaramedia.id chapnews.id internationalmedia.co.id jabarpos.id lintaswarta.co.id bingkaiwarta.com belanegara.co fixmakassar.com infopali.co.id faktual.news 55tv.co.id wartakini.id

MORE MEDIA PARTNERS → SWIPE TO EXPLORE

cerita.co.id portalbatang.id madurapost.co.id redaksibengkulu.co.id mediaseruni.co.id kabartifa.id Haluannews.id Zonamerahnews.com thescreescore.com hustlerwords.com Lenterapos.com looksports.media porosinformasi.co.id sportszam.com politicanews.id
deteksinews.co.id esportivonews.com morninroutine.com Diyetekno.com Faseberita.id Thetimeseg.com Gangberita.com pamartanusantara.co.id bangkaterkini.id malutpost.id abcmarathinews.com himnewz.com cianews.co.id okes.co.id
Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.