Internationalmedia.co.id – News – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, baru-baru ini mengeluarkan peringatan keras kepada Iran, memberikan batas waktu maksimal 15 hari untuk mencapai kesepakatan terkait program nuklirnya. Tanpa adanya keputusan yang berarti dalam kurun waktu tersebut, Trump mengisyaratkan akan ada konsekuensi serius yang tidak menguntungkan bagi Teheran.
Pernyataan tegas tersebut disampaikan Trump kepada para wartawan di dalam Air Force One. "Kita akan mencapai kesepakatan atau akan menjadi hal yang tidak menguntungkan bagi mereka," tegas Trump, seperti dilansir AFP. Ketika ditanya mengenai durasi ultimatum tersebut, ia menambahkan, "Saya pikir itu akan cukup waktu, 10 hingga 15 hari, paling lama."

Trump juga tidak menyembunyikan pandangannya tentang sulitnya negosiasi yang berarti dengan Iran selama bertahun-tahun. Ia menekankan perlunya kesepakatan yang substantif untuk menghindari skenario terburuk. "Terbukti selama bertahun-tahun tidak mudah untuk membuat kesepakatan yang berarti dengan Iran. Kita harus membuat kesepakatan yang berarti, jika tidak, hal-hal buruk akan terjadi," ujarnya dalam pertemuan perdana "Dewan Perdamaian" di Washington.
"Dewan Perdamaian" sendiri merupakan inisiatif Trump yang bertujuan untuk mengamankan stabilitas di Gaza. Dalam kesempatan tersebut, ia kembali memperingatkan bahwa Amerika Serikat mungkin akan terpaksa mengambil langkah-langkah lebih jauh jika kesepakatan tidak tercapai. "Anda akan mengetahuinya dalam 10 hari ke depan," pungkas Trump, meninggalkan ketidakpastian mengenai langkah selanjutnya yang akan diambil Washington, sembari dunia menanti perkembangan dari ultimatum ini.

