Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Trump Beri Iran Pilihan Sulit Ini Ultimatumnya
Trending Indonesia

Trump Beri Iran Pilihan Sulit Ini Ultimatumnya

GunawatiBy Gunawati06-03-2026 - 23.15Tidak ada komentar2 Mins Read2 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Trump Beri Iran Pilihan Sulit Ini Ultimatumnya
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump baru-baru ini melontarkan ultimatum keras kepada Iran, menuntut penyerahan tanpa syarat sebagai satu-satunya jalan menuju perdamaian. Pernyataan mengejutkan ini, yang diunggah melalui platform Truth Social miliknya, menandai eskalasi retorika di tengah memanasnya situasi geopolitik di Timur Tengah. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, Trump menegaskan bahwa "Tidak ada kesepakatan dengan Iran kecuali penyerahan tanpa syarat."

Ultimatum Trump ini muncul di tengah gelombang serangan intensif. Israel dilaporkan membombardir target rezim di Teheran serta posisi Hizbullah di Beirut. Tak hanya itu, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth sebelumnya juga telah mengisyaratkan bahwa serangan Amerika Serikat terhadap Iran "akan meningkat secara dramatis," menambah tekanan pada Teheran.

Trump Beri Iran Pilihan Sulit Ini Ultimatumnya
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Menurut Trump, setelah Iran menyerah, Amerika Serikat dan para sekutunya akan berupaya keras untuk membimbing negara tersebut menuju masa depan yang lebih baik. Ia menjanjikan stabilitas dan pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat bagi Iran. Bahkan, Trump memperkenalkan slogan baru yang menarik perhatian, "Make Iran Great Again" (MIGA), sebuah variasi dari slogannya yang terkenal, "Make America Great Again."

Selain tuntutan penyerahan, Trump juga secara terang-terangan menyatakan keinginannya untuk terlibat dalam proses pemilihan pemimpin tertinggi Iran berikutnya. Pernyataan ini muncul menyusul kabar kematian Ayatollah Ali Khamenei, yang disebut-sebut akibat serangan gabungan AS-Israel.

Dalam wawancara dengan media Axios, seperti dikutip dari AFP dan Al Arabiya, Trump secara spesifik menolak putra Khamenei, Motjaba Khamenei, yang disebut sebagai kandidat terdepan. "Putra Khamenei kurang berpengaruh," ujar Trump. Ia bahkan membandingkan situasi ini dengan Venezuela, di mana presiden sementara Delcy Rodriguez bersedia bekerja sama dengan AS di bawah ancaman kekerasan setelah penggulingan Nicolas Maduro. "Saya harus terlibat dalam penunjukan tersebut, seperti dengan Delcy," tegas Trump, mengindikasikan ambisinya untuk membentuk lanskap politik Iran pasca-konflik.

Ultimatum dan intervensi yang diusung Trump ini jelas menempatkan Iran di persimpangan jalan yang sangat krusial, dengan implikasi besar bagi stabilitas regional dan global.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Kematian Ali Larijani Mengguncang Timur Tengah

19-03-2026 - 07.00

Idul Fitri Jumat Keputusan Resmi

19-03-2026 - 03.15

Israel Umumkan Perburuan Tanpa Henti

19-03-2026 - 03.00

Israel Akui Bunuh Menteri Intelijen Iran Dunia Menanti Reaksi

18-03-2026 - 18.30

Iran Geger Penangkapan Besar Besaran

18-03-2026 - 18.00

Beirut Berdarah Dini Hari

18-03-2026 - 16.45
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.