Internationalmedia.co.id – Sebuah tragedi mengguncang Amerika Serikat, seorang petugas kebersihan rumah tewas ditembak setelah diduga salah alamat. Otoritas setempat kini tengah menyelidiki kemungkinan tuntutan terhadap pemilik rumah di Indiana yang melakukan penembakan tersebut.
Insiden memilukan ini terjadi pada Rabu (5/11) menjelang pukul 07.00 waktu setempat, di Whitestown, pinggiran kota Indianapolis. Maria Florinda Rios Perez (32), ditemukan tak bernyawa di teras depan sebuah rumah, dalam pelukan suaminya. Polisi merespons laporan tentang kemungkinan penyerbuan rumah, namun penyelidikan awal menunjukkan bahwa korban dan suaminya tidak bermaksud memasuki rumah tersebut.

Kasus ini telah diserahkan ke Kejaksaan Wilayah Boone untuk ditinjau. Pihak kepolisian belum mengungkap identitas pemilik rumah atau siapa yang melepaskan tembakan, dengan alasan kasus ini ‘kompleks, sensitif, dan terus berkembang’. Mereka mengimbau masyarakat untuk bersabar dan mewaspadai penyebaran informasi yang salah secara daring.
Mauricio Velazquez, suami korban, mengungkapkan kesedihannya dan menuntut keadilan bagi istrinya. Kepada CBS News, ia mengatakan bahwa istrinya adalah seorang ibu dari empat anak yang berasal dari Guatemala. Dalam wawancara dengan WTTV, afiliasi CBS, Velazquez mengatakan peluru menembus pintu rumah. "Seharusnya mereka menelepon polisi dulu, alih-alih menembak tiba-tiba seperti itu," ujarnya dengan nada pilu.
Jaksa Wilayah Boone, Kent Eastwood, menjelaskan bahwa kasus ini rumit karena adanya hukum ‘stand-your-ground’ yang berlaku di negara bagian tersebut. Hukum ini memungkinkan seseorang untuk melindungi diri dengan menggunakan kekuatan yang wajar, termasuk kekuatan mematikan, jika merasa terancam kematian atau cedera tubuh yang parah.
Tragisnya, insiden serupa bukan kali pertama terjadi di AS. Internationalmedia.co.id mencatat, pada tahun 2023, seorang remaja bernama Ralph Yarl ditembak setelah salah membunyikan bel pintu rumah di Missouri. Kasus lain terjadi di New York, di mana Kaylin Gillis tewas ditembak setelah memasuki jalan masuk rumah yang salah.

