Internationalmedia.co.id melaporkan sebuah tragedi mengerikan yang terjadi di Darfur, Sudan barat. Bencana tanah longsor dahsyat yang terjadi Minggu lalu telah menelan lebih dari seribu nyawa dan menghancurkan sebuah desa bernama Tarasin di pegunungan Marra. Hujan deras yang mengguyur berhari-hari menjadi pemicu utama peristiwa memilukan ini.
Informasi yang diperoleh dari Gerakan Pembebasan Sudan/Tentara melalui kantor berita AFP menyebutkan, seluruh penduduk desa, diperkirakan lebih dari seribu jiwa, menjadi korban. Hanya satu orang yang berhasil selamat dari bencana ini. Desa Tarasin kini rata dengan tanah akibat dahsyatnya longsor tersebut.

Gerakan Pembebasan Sudan/Tentara pun telah meminta bantuan internasional. Mereka mendesak PBB dan organisasi bantuan lainnya untuk segera turun tangan mengevakuasi korban dan memberikan bantuan kemanusiaan.
Peristiwa ini semakin memperparah krisis kemanusiaan di Sudan yang sudah memasuki tahun ketiga akibat perang saudara. Bencana kelaparan bahkan telah melanda beberapa wilayah Darfur. Situasi di Darfur sendiri semakin memburuk, terutama di El-Fasher, sejak militer menguasai Khartoum pada Maret lalu. Tragedi ini menjadi gambaran nyata betapa rapuhnya kehidupan di tengah konflik dan bencana alam yang silih berganti.

