Bencana mengerikan terjadi di proyek pembangunan jembatan kereta api di Provinsi Qinghai, China. Internationalmedia.co.id mengutip laporan People’s Daily, tujuh pekerja tewas dan sembilan lainnya luka-luka akibat putusnya tali penyangga jembatan pada Jumat (22/8) pukul 03.00 waktu setempat. Insiden memilukan ini terjadi saat 16 orang, termasuk seorang manajer proyek, tengah bekerja di jembatan yang digadang-gadang sebagai jembatan lengkung rangka baja dengan rel kereta ganda terbesar di dunia.
Jembatan yang membentang di atas Sungai Kuning, sungai terpanjang kedua di China, ini merupakan proyek ambisius yang menjadi bagian jalur kereta api Sichuan-Qinghai. Foto-foto yang beredar menunjukkan konstruksi jembatan yang sebagian telah rampung, namun bagian tengahnya masih dalam tahap pembangunan, dengan menara perancah dan derek terlihat di sekitarnya.

Penyebab pasti putusnya tali penyangga masih dalam penyelidikan. Namun, kecelakaan kerja serupa kerap terjadi di China, mengingatkan pada lemahnya pengawasan keselamatan kerja dan regulasi yang belum optimal. Operasi penyelamatan masih berlangsung di lokasi kejadian. Insiden ini kembali menyoroti pentingnya prioritas keselamatan kerja dalam proyek-proyek infrastruktur berskala besar. Tragedi ini mengingatkan kita pada insiden serupa di Shenzhen tahun lalu, dimana 13 pekerja hilang setelah lokasi pembangunan jalur kereta api runtuh.

