Ketenangan situs arkeologi Teotihuacan di Meksiko mendadak pecah oleh insiden penembakan brutal yang menewaskan seorang wanita warga negara Kanada dan melukai empat turis lainnya. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, peristiwa tragis ini terjadi pada Senin waktu setempat, mengubah destinasi bersejarah itu menjadi lokasi mencekam.
Pelaku penembakan, yang identitasnya belum dirilis secara detail, dilaporkan mengakhiri hidupnya sendiri di lokasi kejadian setelah melepaskan tembakan secara membabi buta. Cristobal Castaneda, Sekretaris Keamanan Negara bagian Meksiko, mengonfirmasi bahwa pria bersenjata itu bunuh diri usai melancarkan aksinya di destinasi wisata populer tersebut, yang merupakan rumah bagi piramida pra-Aztek megah.

Insiden mengerikan ini dengan cepat menyebar dan menjadi viral di berbagai platform media sosial. Rekaman video yang beredar luas menunjukkan seorang pria bersenjata melepaskan tembakan secara berkala dari area tengah Piramida Bulan, sementara para turis yang ketakutan berusaha mencari perlindungan di balik tangga-tangga di bawahnya, menciptakan adegan kepanikan yang luar biasa.
Menanggapi tragedi ini, Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum segera mengeluarkan pernyataan melalui akun X-nya, mengumumkan pengerahan pasukan keamanan federal dan negara bagian ke situs tersebut. Pemerintah Meksiko juga telah menjalin koordinasi erat dengan otoritas Kanada terkait kematian salah satu warganya. "Apa yang terjadi hari ini di Teotihuacan sangat menyakitkan hati kami. Saya menyampaikan solidaritas tulus saya kepada orang-orang yang terkena dampak dan keluarga mereka," tulis Sheinbaum, menunjukkan empati mendalam atas insiden tersebut.
Peristiwa tragis ini tidak hanya meninggalkan duka mendalam bagi para korban dan keluarga, tetapi juga menimbulkan pertanyaan serius mengenai keamanan di destinasi wisata populer Meksiko. Investigasi lebih lanjut diperkirakan akan terus dilakukan untuk mengungkap motif di balik aksi brutal ini.
