Internationalmedia.co.id – News melaporkan, aksi tawuran yang nyaris pecah di kawasan Ciracas, Jakarta Timur, berhasil digagalkan dini hari tadi. Tim patroli gabungan berhasil mengamankan dua pemuda yang diduga kuat menjadi bagian dari rencana tersebut, menyita empat bilah senjata tajam (sajam) dan dua unit sepeda motor sebagai barang bukti.
Penangkapan ini dilakukan oleh Tim Patroli Gabungan Brimob Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda Metro Jaya bersama Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Timur. Peristiwa bermula ketika personel menerima laporan dari masyarakat terkait adanya sekelompok pemuda yang dicurigai akan terlibat dalam aksi tawuran di area Taman Ceria Ciracas. Petugas segera merespons informasi tersebut dan bergerak menuju lokasi. Saat didatangi, sejumlah pemuda berupaya melarikan diri, namun dua di antaranya berhasil diamankan setelah dilakukan pembubaran.

Dansat Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Henik Maryanto, dalam keterangannya pada Selasa (25/8/2026), menegaskan bahwa dua orang berhasil diamankan setelah upaya pembubaran dilakukan. Henik menambahkan, peningkatan patroli rutin akan terus digencarkan sebagai langkah proaktif dalam mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Ia memastikan, kehadiran personel kepolisian di lapangan setiap malam merupakan upaya preventif yang krusial untuk menjaga keamanan dan memberikan rasa aman kepada warga.
Patroli gabungan ini merupakan bagian integral dari Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) yang menyasar berbagai potensi kejahatan, mulai dari 3C (Curas, Curat, Curanmor), tawuran, hingga judi online dan penipuan online. Sebelum insiden di Ciracas, personel juga telah menyambangi beberapa titik rawan di Jalan Tanah Merdeka Selatan dan Jalan Manunggal, Kecamatan Ciracas, guna memastikan situasi tetap kondusif. "Kami juga mengajak masyarakat untuk segera menyampaikan informasi apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas," imbuh Henik.
Polri turut mengimbau para orang tua dan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak dan remaja, khususnya pada malam hingga dini hari. Henik mengingatkan, warga dapat memanfaatkan layanan 110 Polri jika menemukan atau mencurigai adanya gangguan ketertiban dan keamanan di lingkungan sekitar. "Masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian atau mengetahui adanya potensi gangguan keamanan dapat menghubungi layanan polisi 110. Patroli dan respons cepat akan terus dilakukan untuk menjaga situasi Jakarta tetap aman dan kondusif," pungkasnya.
Kedua pemuda yang berhasil diamankan dalam patroli dini hari tadi, beserta seluruh barang bukti yang disita, selanjutnya telah diserahkan ke Polres Metro Jakarta Timur untuk menjalani proses hukum lebih lanjut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
