Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home » Setelah Taiwan Siapa Berikutnya
Trending Indonesia

Setelah Taiwan Siapa Berikutnya

GunawatiBy Gunawati12-02-2026 - 18.15Tidak ada komentar2 Mins Read1 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Setelah Taiwan Siapa Berikutnya
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id – News – Presiden Taiwan, Lai Ching-te, melontarkan peringatan keras yang mengguncang kawasan, menyatakan bahwa negara-negara di Indo-Pasifik berisiko menjadi sasaran ekspansi China selanjutnya jika Beijing berhasil mencaplok pulau tersebut. Pernyataan ini disampaikan seiring desakan kuat Lai untuk memperkuat pertahanan Taiwan secara drastis.

Dalam wawancara global pertamanya dengan kantor berita AFP sejak menjabat pada Mei 2024, Lai menegaskan bahwa aneksasi Taiwan oleh China akan memicu Beijing menjadi kekuatan yang jauh lebih agresif. Konsekuensinya, perdamaian dan stabilitas di Indo-Pasifik, serta tatanan internasional berbasis aturan, akan terancam serius.

Setelah Taiwan Siapa Berikutnya
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

"Ambisi ekspansionis China tidak akan berhenti di Taiwan," kata Lai. Ia secara spesifik menyebut Jepang, Filipina, dan negara-negara lain di kawasan Indo-Pasifik sebagai target potensial berikutnya. Dampak dari ekspansi ini, menurutnya, bahkan pada akhirnya bisa menjangkau Amerika dan Eropa.

Untuk mengantisipasi ancaman yang membayangi ini, Lai menyatakan keyakinannya bahwa parlemen Taiwan akan menyetujui anggaran tambahan sebesar US$40 miliar. Dana tersebut dialokasikan untuk mendanai pembelian pertahanan krusial, termasuk persenjataan canggih dari Amerika Serikat. Meskipun Presiden China Xi Jinping telah berulang kali memperingatkan Washington agar tidak menjual senjata ke Taiwan, Lai tetap optimis bahwa Amerika Serikat akan terus mendukung Taiwan dan tidak akan menjadikannya "alat tawar-menawar" dalam hubungan dengan Beijing.

Seperti diketahui, China mengklaim Taiwan sebagai bagian tak terpisahkan dari wilayah kedaulatannya. Beijing tidak segan mengancam akan menggunakan kekuatan militer untuk menguasai pulau yang berpemerintahan sendiri secara demokratis tersebut.

Kawasan Indo-Pasifik yang dimaksud dalam peringatan Lai mencakup wilayah yang sangat luas, mulai dari Asia Timur (termasuk Korea Selatan, Korea Utara, dan Jepang), Asia Selatan, negara-negara Asia Tenggara seperti Indonesia, hingga Australia, Selandia Baru, dan berbagai negara kepulauan di Pasifik. Peringatan ini menyoroti potensi domino efek yang bisa terjadi jika stabilitas di Selat Taiwan goyah.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Lebanon Ungkap Ribuan Nyawa Melayang

25-03-2026 - 16.30

Mengapa Lebanon Usir Dubes Iran

25-03-2026 - 16.15

Penyusup Kedubes China Bikin Geger Tokyo

25-03-2026 - 16.00

Bandara Kuwait Terbakar Hebat

25-03-2026 - 12.45

Terkuak Rencana Rahasia Trump Redakan Konflik Iran

25-03-2026 - 12.30

Macron Ultimatum Iran Ancaman Baru di Teluk

25-03-2026 - 12.15
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.