Serangan rudal dan drone terbesar sejak invasi Rusia pada 2022 mengejutkan Ukraina. Internationalmedia.co.id melaporkan, otoritas Ukraina mengonfirmasi serangan dahsyat yang menargetkan wilayah barat negara itu, khususnya Volyn dan kota Lutsk. Angkatan Udara Ukraina menyebut serangan yang dimulai Selasa malam hingga Rabu dini hari itu melibatkan 741 senjata udara; 728 drone Shahed dan 13 rudal.
Menurut laporan, serangan ini merupakan yang terbesar dalam sejarah invasi Rusia. Sistem pertahanan udara Ukraina berhasil mencegat 711 drone dan setidaknya tujuh rudal. Meski demikian, puing-puing dan serangan langsung menyebabkan kerusakan di empat lokasi, dengan serpihan drone jatuh di 14 area berbeda. Wali Kota Lutsk, Ihor Polishchuk, melaporkan kebakaran di garasi dan beberapa bisnis, namun hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa.

Meskipun serangan terjadi di berbagai wilayah Ukraina, termasuk Kyiv, fokus utama serangan Rusia tampak tertuju pada Volyn dan Lutsk. Kerusakan yang diakibatkan masih dalam proses penyelidikan, namun laporan awal menunjukkan kerusakan yang cukup signifikan. Serangan ini sekali lagi menyoroti intensitas konflik yang terus berlanjut di Ukraina.
