Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Serangan Balasan Rusia: Aksi Nekat Ukraina atau Jebakan Moskow?
Trending Indonesia

Serangan Balasan Rusia: Aksi Nekat Ukraina atau Jebakan Moskow?

GunawatiBy Gunawati27-05-2025 - 20.05Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Serangan Balasan Rusia: Aksi Nekat Ukraina atau Jebakan Moskow?
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id melaporkan, tegangan antara Rusia dan Ukraina kembali memanas. Rusia menuduh Ukraina meningkatkan serangan udara untuk menggagalkan upaya perundingan damai yang tengah digagas. Klaim ini muncul setelah Rusia melancarkan serangan udara besar-besaran ke Ukraina, serangan terbesar sejak invasi skala penuh dimulai tahun 2022.

Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan Kyiv, dengan dukungan beberapa negara Eropa, telah melakukan serangkaian provokasi untuk menggagalkan inisiatif perdamaian Rusia. Serangan balasan Rusia, menurut Moskow, merupakan respons atas serangan drone besar-besaran Ukraina ke wilayah Rusia. Meskipun Moskow mengklaim hanya menyerang target militer, serangan pada Minggu lalu menewaskan 13 warga sipil di Zhytomyr, termasuk tiga anak dari satu keluarga. Rusia melaporkan telah menghadapi lebih dari 1.465 serangan drone sejak 20 Mei, mengakibatkan korban sipil termasuk wanita dan anak-anak. Rusia memperingatkan akan melanjutkan serangan sebagai balasan atas provokasi dari Kyiv.

Serangan Balasan Rusia: Aksi Nekat Ukraina atau Jebakan Moskow?
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Pernyataan Rusia ini mendapat reaksi keras dari berbagai pihak. Presiden AS Donald Trump, yang sebelumnya berupaya mendorong perundingan damai, menyatakan Vladimir Putin telah "gila". Pernyataan keras Trump ini dilontarkan setelah serangan Rusia yang menewaskan sedikitnya 13 orang di Ukraina, menunjukkan kekecewaan dan kekhawatiran atas eskalasi konflik. Kegagalan upaya perdamaian yang dipimpin AS juga membuat Trump frustrasi dengan kedua belah pihak. Pertanyaan besar kini muncul: apakah Ukraina benar-benar berupaya menggagalkan perundingan, atau Rusia menggunakannya sebagai alasan untuk melancarkan serangan lebih lanjut? Perkembangan situasi ini patut dipantau secara ketat.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Rahasia Drone Pangkalan Inggris Terbongkar

05-03-2026 - 18.00

Beirut Bergejolak Pejabat Hamas Terbunuh

05-03-2026 - 16.45

Samudra Hindia Mencekam Kapal Perang Iran Karam

05-03-2026 - 16.30

Arab Saudi Bergejolak Pertahanan Udara Beraksi

05-03-2026 - 16.15

Api Berkobar di Teluk Iran Klaim Hantam Kapal AS

05-03-2026 - 16.00

Iran Lanjutkan Serangan Meski Rudal Dihantam NATO

05-03-2026 - 12.45
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.