Internationalmedia.co.id melaporkan bahwa konflik antara Iran dan Israel memasuki babak baru yang menegangkan. Untuk kesembilan kalinya dalam seminggu terakhir, Israel melancarkan serangan udara ke wilayah Iran. Sasarannya, menurut pernyataan Angkatan Udara Israel (IDF), adalah fasilitas penyimpanan rudal dan infrastruktur peluncuran di Iran tengah. Serangan ini terjadi setelah Iran menyerang Israel sehari sebelumnya.
Informasi yang dikutip dari AFP dan CNN menyebutkan bahwa serangan balasan Israel ini telah dikonfirmasi oleh pihak berwenang. IDF secara terbuka menyatakan telah melakukan operasi militer tersebut. Sementara itu, serangan Iran sebelumnya dilaporkan menargetkan instalasi militer, pertahanan, dan pusat komando di Israel, mengakibatkan puluhan korban luka. Layanan darurat Magen David Adom (MDA) mencatat sedikitnya 23 warga Israel terluka, tiga di antaranya mengalami luka serius, dan satu warga sipil meninggal dunia akibat serangan jantung di tempat pengungsian di Karmiel. Seorang remaja berusia 16 tahun juga termasuk di antara korban luka serius.

Perkembangan terbaru ini semakin memperkeruh situasi di Timur Tengah dan menimbulkan kekhawatiran akan eskalasi konflik yang lebih besar. Kedua negara saling menuduh sebagai pihak yang memulai agresi, dan belum ada tanda-tanda akan segera mereda. Internationalmedia.co.id akan terus memantau perkembangan situasi dan memberikan informasi terbaru.
