Internationalmedia.co.id – News, Moskow – Ketegangan diplomatik antara Rusia dan Jerman kembali memuncak setelah Moskow mengumumkan pengusiran seorang diplomat Jerman pada Kamis (5/2). Langkah ini diambil sebagai respons simetris terhadap keputusan Berlin bulan lalu yang mengusir seorang pejabat Kedutaan Besar Rusia, menuduhnya sebagai agen intelijen. Keputusan balasan dari Rusia ini segera menuai kecaman keras dari Jerman, yang menyebutnya "sama sekali tidak dapat diterima."
Kementerian Luar Negeri Rusia, seperti dilaporkan oleh AFP dan Anadolu Agency pada Jumat (6/2/2026), secara resmi menyatakan seorang pegawai diplomatik Kedutaan Besar Jerman di Moskow sebagai persona non grata. Duta Besar Jerman untuk Rusia, Alexander Lambsdorff, dipanggil pada Kamis pagi untuk menerima pemberitahuan keputusan tersebut. Dalam pernyataannya, Moskow juga dengan tegas menolak tuduhan spionase yang dilayangkan Jerman terhadap diplomatnya sendiri, menyebutnya sebagai tuduhan "tidak berdasar" dan "direkayasa dalam semangat obsesi terhadap mata-mata yang dipromosikan di Jerman."

Menanggapi tindakan balasan dari Rusia, Menteri Luar Negeri Jerman, Johann Wadephul, mengecam keras keputusan tersebut. Berbicara kepada wartawan di sela-sela kunjungannya ke Brunei, Wadephul menegaskan bahwa pengusiran diplomat Jerman "tidak memiliki dasar faktual dan sama sekali tidak dapat diterima." Ia menuduh Moskow telah meningkatkan ketegangan yang sudah ada antara kedua negara. "Sementara para diplomat kami mematuhi hukum, Rusia justru mengandalkan peningkatan ketegangan dan spionase di bawah kedok diplomasi," ujar Wadephul.
Wadephul menambahkan bahwa "tindakan tidak ramah terbaru dari Rusia ini… sekali lagi menunjukkan bahwa Rusia memprioritaskan pembalasan yang tidak beralasan daripada diplomasi." Diplomat Jerman yang diusir diketahui merupakan bagian dari staf atase militer di Kedutaan Besar Jerman di Moskow. Jerman juga menyatakan berhak untuk mengambil tindakan lebih lanjut sebagai respons atas insiden ini.
Sebelumnya, pada Januari lalu, otoritas Jerman memanggil Duta Besar Rusia di Berlin dan memerintahkan pengusiran seorang diplomat Rusia yang dituduh beroperasi sebagai agen intelijen di bawah kedok diplomatik. Tuduhan tersebut pada saat itu juga dibantah keras oleh pihak Rusia, yang kini membalas dengan tindakan serupa.

