Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Potong Tangan, Hukuman Tegas Iran untuk Pencuri Profesional
Trending Indonesia

Potong Tangan, Hukuman Tegas Iran untuk Pencuri Profesional

GunawatiBy Gunawati10-06-2025 - 17.05Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Potong Tangan, Hukuman Tegas Iran untuk Pencuri Profesional
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id melaporkan hukuman kontroversial dari Iran. Dua pria dihukum potong tangan karena pencurian berulang. Bukan hanya pencurian, kedua pria yang disebut sebagai "pencuri profesional" ini juga terlibat berbagai pelanggaran hukum lainnya. Putusan pengadilan di Provinsi Isfahan ini telah dikuatkan oleh Mahkamah Agung Iran.

Kepala pengadilan Isfahan, Asadollah Jafari, menyatakan kepada Mizan Online, situs berita yang dikelola otoritas peradilan Iran, bahwa hukuman tersebut dijatuhkan atas berbagai pelanggaran, termasuk pencurian, vandalisme, dan kekerasan fisik yang disengaja. Jafari menegaskan komitmen pengadilan untuk menindak tegas setiap kejahatan yang membahayakan keamanan publik. Hal ini sejalan dengan pernyataan Kepala Kepolisian Iran, Ahmad-Reza Radan, awal bulan ini, yang menjadikan penanggulangan pencurian dompet dan ponsel sebagai prioritas utama.

Potong Tangan, Hukuman Tegas Iran untuk Pencuri Profesional
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Hukuman potong tangan ini didasarkan pada hukum pidana berbasis syariat yang berlaku di Iran sejak revolusi 1979. Namun, langkah tegas ini menuai kecaman dari kelompok-kelompok HAM internasional yang menyebutnya sebagai hukuman kejam dan tidak manusiawi. Kritik serupa juga dilayangkan pada tingginya angka eksekusi mati di Iran. Laporan Iran Human Rights (IHR) dan Together Against the Death Penalty (ECPM) pada Februari lalu mencatat sedikitnya 975 eksekusi mati sepanjang tahun 2024, sebuah angka yang disebut sebagai "eskalasi mengerikan" oleh kelompok-kelompok HAM tersebut. Iran terus menjadi sorotan dunia terkait praktik penegakan hukumnya.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Peringatan Mengejutkan Trump Iran Dalam Bahaya

10-01-2026 - 23.00

Trump Bikin Dunia Bergetar Iran Korut Meksiko Greenland

10-01-2026 - 21.15

Iran Bergejolak Militer Turun Tangan

10-01-2026 - 21.00

Efek Penangkapan Maduro Puluhan Warga Nikaragua Ditahan

10-01-2026 - 18.45

Negeri Es Ini Tak Sudi Jadi Bagian Amerika Serikat

10-01-2026 - 18.00

Pyongyang Murka Drone Mata Mata Terungkap

10-01-2026 - 16.30
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.