Internationalmedia.co.id – Perdana Menteri Italia, Giorgia Meloni, mengeluarkan seruan mendesak kepada armada kapal bantuan Gaza, Global Sumud Flotilla (GSF), untuk menghentikan pelayaran mereka. Meloni khawatir tindakan armada tersebut dapat menggagalkan rencana perdamaian yang tengah diupayakan oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, untuk mengakhiri konflik Israel-Hamas.
Armada GSF, yang membawa aktivis iklim Greta Thunberg dan sejumlah anggota parlemen Italia, bertujuan untuk menerobos blokade laut Israel dan menyalurkan bantuan penting bagi warga Gaza yang menghadapi kelaparan. Namun, Meloni, yang pemerintahannya telah mengirimkan kapal perang untuk melindungi armada tersebut, memperingatkan bahwa rencana perdamaian Trump bergantung pada "keseimbangan rapuh" yang dapat dirusak oleh banyak pihak.

"Saya khawatir upaya armada untuk mematahkan blokade laut Israel dapat menjadi dalih untuk melakukannya," tegas Meloni dalam sebuah pernyataan. Ia menambahkan bahwa armada tersebut sebaiknya menerima salah satu dari berbagai proposal yang diajukan untuk pengiriman bantuan yang aman. Menurutnya, pilihan lain berisiko menjadi alasan untuk mencegah perdamaian, memicu konflik, dan berdampak buruk bagi rakyat Gaza.
Israel sendiri telah memerintahkan armada bantuan internasional untuk mengirimkan bantuan melalui pelabuhan Israel, dengan jaminan akan disalurkan ke Gaza oleh otoritas Israel. Namun, armada tersebut menolak tawaran tersebut, mengacu pada laporan PBB mengenai penolakan Israel untuk mengizinkan bantuan masuk ke Gaza meskipun terjadi kelaparan. Armada GSF, yang berlayar dari Barcelona awal bulan ini, diperkirakan akan mencapai blokade laut Israel dalam waktu dekat.
