Meksiko dilanda gelombang kekerasan dan kekacauan setelah kabar tewasnya salah satu gembong narkoba paling berpengaruh di negara itu. Nemesio "El Mencho" Oseguera, pimpinan Kartel Generasi Baru Jalisco (CJNG), dilaporkan tewas dalam operasi militer pada Minggu. Internationalmedia.co.id – News mengabarkan, insiden ini segera memicu pemblokiran jalan, pembatalan penerbangan, dan peringatan perjalanan dari negara-negara asing.
Militer Meksiko mengonfirmasi bahwa Oseguera (59), yang dikenal sebagai salah satu buronan paling dicari dengan hadiah sebesar 15 juta dolar AS dari pemerintah AS, mengalami luka parah dalam baku tembak dengan pasukan keamanan di kota Tapalpa. Ia meninggal dunia saat dalam perjalanan evakuasi udara menuju Mexico City.

Kematian El Mencho sontak memicu reaksi keras dari para pengikutnya. Berbagai laporan menyebutkan adanya serangkaian insiden kekerasan, termasuk pembakaran kendaraan dan pemblokiran jalan utama di beberapa negara bagian, terutama di Jalisco, Michoacan, dan Guerrero. Situasi ini menciptakan ketegangan dan ketidakpastian di tengah masyarakat.
Merespons situasi yang memburuk, Amerika Serikat dan Kanada segera mengeluarkan peringatan perjalanan (travel warning) bagi warganya di Meksiko. Departemen Luar Negeri AS, melalui platform media sosial X, mendesak warga negaranya untuk "berlindung di tempat aman sampai pemberitahuan lebih lanjut" mengingat "operasi keamanan yang sedang berlangsung dan meluas serta blokade jalan dan aktivitas kriminal terkait di banyak wilayah Meksiko."
Dampak langsung dari kerusuhan ini juga meluas ke sektor penerbangan. Sejumlah penerbangan domestik dan internasional menuju dan dari bandara-bandara besar seperti Guadalajara dan Puerto Vallarta terpaksa dibatalkan. Maskapai-maskapai besar dari AS dan Kanada, termasuk United, American, Southwest, Alaska, Air Canada, dan WestJet/Sunwing, mengumumkan pembatalan rute ke destinasi seperti Puerto Vallarta, Guadalajara, dan Manzanillo.
Bahkan, beberapa pesawat dilaporkan terpaksa berbalik arah saat sudah dalam perjalanan menuju Meksiko, termasuk empat penerbangan Southwest Airlines yang semula menuju Puerto Vallarta. Pihak Southwest menyatakan akan mengirimkan pesawat untuk memulangkan penumpang dan staf yang terlantar setelah situasi keamanan kembali kondusif, sebagaimana dilaporkan oleh internationalmedia.co.id.
Kanada, di sisi lain, menyatakan pihaknya memantau ketat perkembangan situasi. Mereka menyarankan warganya di Meksiko untuk tetap tenang dan mematuhi instruksi dari otoritas setempat, khususnya di negara bagian Michoacan, Guerrero, dan Jalisco, di mana "adu tembak dengan pasukan keamanan dan ledakan" dilaporkan terjadi.
Tewasnya El Mencho menandai babak baru dalam perang Meksiko melawan kartel narkoba. Meskipun dianggap sebagai kemenangan bagi otoritas, insiden ini juga berpotensi memicu perebutan kekuasaan di internal CJNG dan kartel lainnya, yang dapat memperpanjang periode ketidakstabilan di wilayah tersebut.

