Internationalmedia.co.id – News โ Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengeluarkan peringatan tegas yang mengguncang kawasan, menyatakan bahwa operasi militer Israel terhadap Iran "belum selesai". Pernyataan ini muncul di tengah eskalasi konflik yang intens, dengan Netanyahu mengklaim bahwa tindakan Israel telah secara signifikan melemahkan kepemimpinan ulama di Teheran.
Dalam kunjungan ke Pusat Komando Kesehatan Nasional pada Senin (9/3), yang laporannya diterbitkan pada Selasa (10/3), Netanyahu mengutarakan harapannya agar rakyat Iran dapat membebaskan diri dari cengkeraman tirani, meskipun ia mengakui bahwa keputusan akhir ada di tangan mereka sendiri. "Tidak diragukan lagi bahwa dengan langkah-langkah yang telah diambil sejauh ini, kita sedang menghancurkan fondasi mereka โ dan kita belum selesai," tegas Netanyahu, mengisyaratkan kelanjutan aksi militer.

Konflik di Timur Tengah memang telah memanas secara drastis sejak 28 Februari lalu. Saat itu, Israel, didukung oleh Amerika Serikat, melancarkan serangkaian serangan udara skala besar terhadap Iran. Serangan-serangan tersebut menargetkan dan menewaskan sejumlah tokoh serta pejabat tinggi Iran, termasuk pemimpin tertinggi negara itu, Ayatollah Ali Khamenei. Iran tidak tinggal diam, merespons dengan gelombang serangan rudal dan drone yang menargetkan Israel dan negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS, memperluas jangkauan konflik ke seluruh wilayah.
Menariknya, pandangan Netanyahu ini kontras dengan pernyataan Presiden AS Donald Trump. Trump sebelumnya telah menyatakan bahwa perang melawan Iran "sudah sangat tuntas", bahkan jauh lebih cepat dari perkiraan awal yang memprediksi durasi 4-5 minggu. "Saya pikir perang ini sudah sangat tuntas, hampir sepenuhnya," kata Trump dalam wawancara telepon dengan CBS News.
Trump mengklaim bahwa kekuatan militer Iran telah lumpuh, menyebut bahwa Teheran kini "tidak memiliki angkatan laut, tidak ada komunikasi, mereka tidak memiliki angkatan udara. Rudal-rudul mereka tinggal sedikit. Drone-drone mereka dihancurkan di mana-mana, termasuk pabrik pembuatan drone mereka." Meskipun demikian, Trump juga memberikan penjelasan yang bervariasi mengenai jangka waktu berakhirnya serangan AS, kadang mengatakan "segera. Sangat segera," dan menyebut "Semua yang mereka miliki telah hilang, termasuk kepemimpinan mereka."
Perbedaan pandangan antara dua sekutu kunci ini menyoroti kompleksitas dan ketidakpastian masa depan konflik Israel-Iran, yang terus menjadi sorotan utama internationalmedia.co.id.

