Pandeglang, Banten – Kekeringan ekstrem yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Pandeglang telah menyebabkan puluhan ribu jiwa kesulitan mendapatkan air bersih. Internationalmedia.co.id – News mencatat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat kini bergerak cepat mendistribusikan pasokan air untuk meringankan beban masyarakat.
Kepala BPBD Pandeglang, Riza Ahmad Kurniawan, mengungkapkan bahwa dampak kekeringan ini sangat luas. Data terkini menunjukkan 16 kecamatan dan 51 desa di Pandeglang kini berstatus terdampak. "Jumlah 9.154 keluarga (terdampak)," ujar Riza, merujuk pada angka keluarga yang kini bergantung pada bantuan air bersih.

Hingga akhir Agustus, upaya penanganan kekeringan oleh BPBD Pandeglang telah berhasil menyalurkan setidaknya 407 ribu liter air bersih ke berbagai titik. Riza menambahkan, "Jumlah penerima manfaat mencapai 32.432 jiwa." Pihaknya berkomitmen untuk terus memastikan pasokan air bersih menjangkau seluruh warga yang membutuhkan.
Menyikapi kondisi ini, Riza juga mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam penggunaan air. "Kami mengimbau kepada masyarakat untuk menggunakan air secara bijak dan hemat, serta tetap menjaga kebersihan lingkungan guna mengurangi dampak kekeringan," pesannya melalui internationalmedia.co.id.
Untuk memastikan tidak ada warga yang terlewat dari bantuan, BPBD Pandeglang membuka jalur pelaporan. Masyarakat yang belum mendapatkan pasokan air bersih dapat segera menghubungi nomor darurat 0811 383 112.
