Sebuah insiden tragis mengguncang salah satu pabrik kimia terbesar di Rusia, menewaskan dua orang dan melukai puluhan lainnya. Internationalmedia.co.id – News melaporkan bahwa ledakan dahsyat ini, yang terjadi akibat kegagalan peralatan, memicu kekacauan di fasilitas Nizhnekamskneftekhim, kota industri Nizhnekamsk, Rusia barat, pada Selasa (31/3/2026).
Puluhan petugas pemadam kebakaran segera dikerahkan ke lokasi, berjuang memadamkan api yang berkobar di fasilitas tersebut. Sebanyak 72 orang dilaporkan terluka, dengan delapan di antaranya harus dirawat di rumah sakit akibat luka yang lebih serius, sementara 64 lainnya mengalami luka ringan dan telah mendapatkan perawatan medis.

Sibur, perusahaan induk pemilik pabrik Nizhnekamskneftekhim, mengonfirmasi insiden mematikan ini. "Dua orang meninggal akibat insiden di Nizhnekamskneftekhim. Delapan orang telah dirawat di rumah sakit," demikian pernyataan Sibur melalui media sosial, seperti dikutip internationalmedia.co.id. Mereka menambahkan bahwa 64 orang lainnya yang mencari perawatan medis mengalami luka ringan. Pihak Sibur juga menegaskan tidak ada pelepasan emisi berbahaya yang mengancam kesehatan masyarakat, dan pemantauan udara terus dilakukan untuk memastikan keamanan lingkungan.
Api, yang disebut-sebut disebabkan oleh kerusakan peralatan, telah berhasil dipadamkan setelah upaya keras petugas. Namun, dampak ledakan terasa hingga ke kota. Wali Kota Nizhnekamsk, Radmir Belyaev, menyatakan bahwa ledakan tersebut telah menghancurkan jendela di beberapa bangunan di kota itu, menunjukkan betapa dahsyatnya insiden tersebut.
Video-video yang belum terverifikasi beredar di media sosial, memperlihatkan kolom asap hitam tebal yang sangat besar membubung dari fasilitas tersebut, dengan bola api terlihat di dasarnya, menambah kengerian pemandangan. Menanggapi insiden serius ini, cabang lokal komite investigasi Rusia, yang bertanggung jawab menangani kejahatan besar, telah membuka penyelidikan atas dugaan pelanggaran peraturan keselamatan industri.

