Lima – Sebuah insiden tragis menyelimuti operasi kemanusiaan di Peru. Sebuah helikopter militer yang tengah menjalankan misi penyelamatan korban banjir dilaporkan jatuh di wilayah Arequipa, menewaskan seluruh 15 orang di dalamnya. Internationalmedia.co.id – News mengonfirmasi kabar duka ini, yang disampaikan oleh Angkatan Udara Peru pada Senin (23/2/2026).
Pernyataan resmi dari Angkatan Udara Peru (FAP) menyebutkan bahwa korban tewas terdiri dari empat anggota kru pesawat dan sebelas penumpang yang ikut dalam penerbangan tersebut. "Personel penyelamat telah mengkonfirmasi kematian empat anggota kru, serta 11 penumpang yang berada di dalamnya," demikian bunyi pernyataan yang dikutip oleh AFP.

Insiden memilukan ini terjadi ketika helikopter tersebut sedang berupaya membantu korban banjir yang melanda wilayah Arequipa. Banjir tersebut diketahui telah menyebabkan kerusakan skala luas dan membutuhkan upaya evakuasi serta bantuan logistik yang intensif.
Helikopter jenis Mi-17 buatan Rusia itu dilaporkan lepas landas dari kota Pisco, di wilayah Ica. Kontak radio dengan menara kontrol terputus pada Minggu sore waktu setempat, memicu kekhawatiran serius. Setelah pencarian intensif, tim penyelamat akhirnya menemukan bangkai pesawat beserta seluruh korban tewas pada Senin, lebih dari 300 kilometer dari titik lepas landas, tepatnya di kota Chala, Arequipa.
Tragedi ini menjadi pukulan berat bagi upaya penanggulangan bencana di Peru, sekaligus duka mendalam bagi keluarga para korban yang gugur dalam menjalankan misi kemanusiaan.

