Internationalmedia.co.id – News, Surakarta – Sebuah babak baru dalam komitmen kebangsaan kembali ditorehkan oleh Garda Satya NKRI, sebuah wadah yang menaungi mantan anggota dan simpatisan Jamaah Islamiyah (JI). Mereka secara tegas menyatakan kesiapan untuk terus mengabdikan diri bagi masyarakat, bangsa, dan negara, dengan berpegang teguh pada semangat ‘Satya Haprabu’. Tekad mulia ini mendapatkan dukungan penuh dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, yang menegaskan bahwa setiap warga negara memiliki ruang dan kesempatan untuk berkontribusi bagi tanah air.
Semangat pengabdian tersebut mengemuka dalam acara ‘Syukuran Kemerdekaan RI Ke-81 dan Silaturahmi Kapolri dengan Garda Satya NKRI’ yang diselenggarakan di Solo pada Minggu (30/8/2026). Mengusung tema ‘Bersama Umat Membangun Indonesia’, kegiatan ini menjadi simbol rekonsiliasi dan komitmen kolektif. Garda Satya NKRI sendiri merupakan entitas yang dibentuk untuk merangkul individu-individu yang sebelumnya memiliki afiliasi atau simpati terhadap Jamaah Islamiyah, namun kini telah meneguhkan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Mereka berkomitmen untuk mengambil peran aktif sebagai garda terdepan dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta menjaga keutuhan NKRI, di bawah koordinasi Kepolisian Republik Indonesia.

Konsep ‘Satya Haprabu’, yang berarti kesetiaan kepada negara atau pemimpin, menjadi cerminan nyata dari tekad Garda Satya NKRI dalam menjaga komitmen kebangsaan mereka. Semangat ini mengarahkan energi pengabdian mereka pada berbagai kegiatan yang memberikan manfaat konkret bagi masyarakat luas. Kapolri Sigit dalam sambutannya menegaskan bahwa NKRI adalah rumah bersama yang selalu terbuka bagi setiap anak bangsa.
"Kita memiliki rumah bersama bernama NKRI, dengan pintu yang selalu terbuka bagi setiap anak bangsa untuk berperan dan berjuang menata kembali langkah, serta membangun masa depan bangsa," ujar Sigit, seperti dilansir internationalmedia.co.id.
Menurut Sigit, komitmen terhadap NKRI tidak cukup hanya dengan kata-kata, melainkan harus diwujudkan melalui berbagai kontribusi positif. Ini mencakup upaya menjaga Kamtibmas, merawat persatuan dan kesatuan, hingga aktif mendukung kegiatan sosial, kemanusiaan, serta pemberdayaan masyarakat. Ia mendorong Garda Satya NKRI untuk terus mengembangkan perannya melalui inisiatif produktif, termasuk penguatan ekonomi keluarga, ketahanan pangan, kewirausahaan, serta beragam kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya.
Kapolri berharap semangat dan kekompakan yang terjalin dalam keluarga besar Garda Satya NKRI dapat menjadi kekuatan pendorong yang memberikan manfaat semakin luas bagi masyarakat. Komitmen ini sejalan dengan tema ‘Bersama Umat Membangun Indonesia’, yang menggarisbawahi pentingnya kebersamaan dan partisipasi seluruh elemen bangsa dalam pembangunan. Sigit juga menegaskan bahwa Polri akan terus menjaga kebersamaan dan mendampingi keluarga besar Garda Satya NKRI dalam setiap langkah positif mereka ke depan.
"Karena bagi saya, persaudaraan yang telah kita bangun bukanlah persaudaraan sesaat, melainkan saduluran saklawase, persaudaraan yang senantiasa kita jaga dalam memberikan pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara," pungkas Sigit.
Dengan semangat ‘Satya Haprabu’ yang terus membara, Garda Satya NKRI diharapkan akan semakin memperkuat komitmen kebangsaannya. Kehadiran mereka bukan hanya sebagai simbol transformasi, melainkan juga sebagai agen perubahan yang menghadirkan pengabdian nyata bagi masyarakat, sekaligus turut serta aktif dalam menjaga persatuan dan keutuhan NKRI.
