Internationalmedia.co.id – News – Kerajaan Arab Saudi pada Jumat, 20 Maret 2026, menyelenggarakan salat Idulfitri 1447 Hijriah di Masjidil Haram, Makkah, dalam suasana khidmat yang dipenuhi jutaan umat Muslim. Momen istimewa ini turut dihadiri oleh Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman (MBS), yang bergabung dengan jemaah besar memenuhi area masjid dan pelatarannya. Kehadiran Pangeran MBS menandai hari pertama bulan Syawal dengan penuh makna, sebagaimana dilaporkan oleh Saudi Press Agency.
Dalam khutbah Idulfitri yang disampaikan di Masjidil Haram, Imam Sheikh Osama Khayyat menguraikan perayaan ini sebagai anugerah ilahi atas ibadah yang telah ditunaikan. Beliau menekankan bahwa hakikat sejati Idulfitri terletak pada kesucian hati, semangat pengampunan, penguatan tali silaturahmi, serta kepedulian terhadap sesama melalui penunaian zakat fitri. Lebih lanjut, Sheikh Khayyat menyoroti salat Id berjemaah sebagai cerminan kuat dari persatuan dan harmoni umat Muslim. Beliau menutup khutbahnya dengan mengajak jemaah untuk senantiasa bersyukur atas nikmat menyelesaikan puasa Ramadan, sembari terus berkomitmen pada ketakwaan, solidaritas, dan kesejahteraan bersama masyarakat.

Sementara itu, Imam Syekh Salah Al-Budair dalam khutbahnya menyoroti pentingnya menjaga keamanan nasional dan persatuan di bawah kepemimpinan yang ada. Beliau menyerukan kewaspadaan terhadap segala bentuk rumor dan upaya memecah belah. Syekh Salah juga menegaskan bahwa kebahagiaan Idulfitri tidak akan sempurna tanpa menghormati orang tua dan memperbaiki hubungan kekeluargaan yang mungkin terputus. Beliau mengakhiri dengan seruan untuk mengedepankan kesabaran, pengampunan, dan penolakan terhadap konflik, menegaskan bahwa mengekspresikan kegembiraan di hari raya adalah bentuk ibadah yang menumbuhkan kasih sayang dan menghilangkan keterasingan di antara masyarakat.
Sebelumnya, Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz Al Saud, juga telah menyampaikan ucapan dan harapannya dalam rangka Idulfitri. Raja Salman menyoroti peran sentral Kerajaan Saudi dalam mendukung perdamaian global. "Kerajaan Arab Saudi telah melakukan upaya tanpa henti untuk mendukung perdamaian global dan menjaga keamanan serta stabilitas melalui pendekatan tegasnya dalam mengatasi krisis, sebagaimana ditunjukkan oleh posisinya terkait peristiwa-peristiwa yang tidak menguntungkan yang saat ini melanda kawasan ini," ujar Raja Salman dalam pesan yang diunggah di platform X, seperti dilansir Arab News. Raja Salman juga menyampaikan pujian dan doa bagi militer Saudi, memohon perlindungan bagi para pahlawan dan prajurit pemberani yang ditempatkan di perbatasan, demi menjaga tanah air yang berharga, umat Islam, dan seluruh dunia dengan keamanan dan kemakmuran abadi.
