Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home » Mahasiswa S2 China Bebas Seumur Hidup? Kasus Pemerkosaan Mengejutkan Inggris
Trending Indonesia

Mahasiswa S2 China Bebas Seumur Hidup? Kasus Pemerkosaan Mengejutkan Inggris

GunawatiBy Gunawati20-06-2025 - 03.05Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Mahasiswa S2 China Bebas Seumur Hidup? Kasus Pemerkosaan Mengejutkan Inggris
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Seorang mahasiswa pascasarjana asal China divonis penjara seumur hidup di Inggris. Informasi ini didapatkan dari Internationalmedia.co.id yang mengutip laporan AFP. Zhenhao Zou (28), pelaku yang digambarkan pengadilan sebagai predator seksual yang licik, terbukti bersalah atas pemerkosaan terhadap 10 wanita. Lebih mengejutkan lagi, polisi London menduga Zou mungkin telah menjadi ancaman bagi lebih dari 50 wanita lainnya.

Modus operandi Zou terbilang rapi. Ia menargetkan mahasiswi muda China, mengundang mereka ke apartemennya di London dengan dalih belajar atau sekadar minum bersama. Di sanalah ia melancarkan aksinya dengan membius korban sebelum memperkosa mereka. Sembilan aksi biadabnya bahkan direkam secara diam-diam menggunakan kamera tersembunyi. Ironisnya, hanya dua dari sepuluh korban yang berhasil diidentifikasi hingga saat ini.

Mahasiswa S2 China Bebas Seumur Hidup? Kasus Pemerkosaan Mengejutkan Inggris
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Hakim Rosina Cottage dalam putusannya menyatakan Zou telah merencanakan dan menjalankan kampanye pemerkosaan yang menimbulkan dampak jangka panjang dan menghancurkan bagi para korban. Ia menggambarkan Zou sebagai sosok yang tampak kaya, ambisius, dan menawan, namun di baliknya tersembunyi predator seksual yang memperlakukan korbannya tanpa perasaan, seakan hanya sebagai mainan seks untuk memuaskan hasratnya. Zou dinilai memiliki keinginan kuat untuk menguasai wanita dan dikategorikan sebagai ancaman yang terus-menerus.

Selama persidangan di bulan Maret, Zou dinyatakan bersalah atas 28 pelanggaran, termasuk 11 tuduhan pemerkosaan, tiga tuduhan voyeurisme, satu tuduhan pemenjaraan palsu, dan kepemilikan butanediol—pelarut industri yang digunakan untuk melancarkan aksinya—serta 10 tuduhan kepemilikan gambar pornografi ekstrem. Kejahatan tersebut dilakukan di London dan Tiongkok antara tahun 2019 dan 2023. Zou, mantan mahasiswa teknik di University College London, mendengarkan vonis dengan tenang didampingi penerjemah.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Iran Bongkar Doktrin Rahasia Israel

07-02-2026 - 18.30

Terbongkar Uji Nuklir Rahasia China

07-02-2026 - 18.15

Mantan Dubes Inggris Terseret Skandal Epstein Kediamannya Digeledah

07-02-2026 - 18.00

Video Rasis Obama di Akun Trump Bikin Geger

07-02-2026 - 16.45

Api Misterius Landa Barak Militer Iran

07-02-2026 - 16.30

Trump Dikecam Video Obama Mengapa Ia Tak Menyesal

07-02-2026 - 16.15
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.