Internationalmedia.co.id – News, Moskow, Rusia – Seluruh bandara internasional di ibu kota Rusia, Moskow, terpaksa menghentikan operasionalnya sementara pada Minggu (22/2). Keputusan drastis ini diambil menyusul serangkaian serangan pesawat nirawak (drone) yang menargetkan wilayah Rusia, dengan sejumlah unit berhasil dilumpuhkan oleh sistem pertahanan udara.
Penutupan ini mencakup empat gerbang udara utama Moskow: Bandara Domodedovo, Vnukovo, Zhukovsky, dan Sheremetyevo. Pembatasan lalu lintas udara mulai berlaku sejak Minggu sore waktu setempat dan akan terus diterapkan hingga ada pemberitahuan lebih lanjut. Otoritas penerbangan sipil Rusia, Rosaviatsia, mengonfirmasi pemberlakuan pembatasan tersebut, merujuk pada "masalah keamanan" tanpa memberikan detail spesifik, seperti dilansir Press Trust of India dan NDTV pada Senin (23/2).

Namun, Wali Kota Moskow, Sergey Sobyanin, memberikan gambaran lebih jelas mengenai situasi tersebut. Ia melaporkan bahwa setidaknya 11 drone milik Ukraina berhasil dicegat dan ditembak jatuh oleh sistem pertahanan udara dalam kurun waktu satu jam pada hari Minggu yang sama.
"Pertahanan udara berhasil mencegat UAV lain yang terbang menuju Moskow," ujar Sobyanin melalui saluran Max miliknya. Ia menambahkan, "Dengan demikian, jumlah total drone yang ditembak jatuh mencapai 11 unit."
Insiden ini terjadi saat konflik antara Rusia dan Ukraina memasuki tahun keempat. Rusia secara konsisten menuduh Kyiv melancarkan serangan drone ke berbagai wilayahnya, termasuk jantung ibu kota. Di sisi lain, Rusia juga terus melancarkan gelombang serangan rudal dan drone ke wilayah Ukraina, menandai eskalasi berkelanjutan dalam konflik tersebut.

