Internationalmedia.co.id – Armada Global Sumud Flotilla yang membawa bantuan kemanusiaan untuk warga Gaza, Palestina, dihadang oleh Israel. Tindakan ini menuai kecaman dari berbagai negara. Armada yang terdiri dari sekitar 45 kapal sipil, termasuk politisi dan aktivis, dicegat oleh kapal militer Israel pada Rabu (1/10) pukul 20.30 waktu setempat dan sejumlah orang ditangkap.
Berikut fakta-fakta terkait pencegatan kapal bantuan ke Gaza oleh Israel:

-
Greta Thunberg dan Ratusan Orang Ditangkap: Armada Global Sumud berangkat dari Spanyol dengan tujuan menembus blokade Israel yang menyebabkan kelaparan di Gaza. Meskipun telah diperingatkan, armada tetap berupaya masuk ke Gaza. Kementerian Luar Negeri Israel mengunggah video aktivis iklim Greta Thunberg (22) sedang mengambil barang-barangnya. Armada Global Sumud melaporkan bahwa kapal-kapal mereka, termasuk Alma, Sirius, dan Adara, dicegat secara ilegal di perairan internasional. Anggota Parlemen Eropa keturunan Prancis-Palestina, Rima Hassan, menyatakan ratusan orang ditangkap secara ilegal.
-
Hamas Mengecam Tindakan Israel: Hamas mengecam Israel atas "kejahatan pembajakan" terhadap kapal-kapal Global Sumud Flotilla. Mereka menyerukan dunia untuk mengecam tindakan tersebut, menyebutnya sebagai "aksi agresi yang berbahaya" dan "menambah catatan kelam kejahatan yang dilakukan" oleh Israel.
-
Turki Mengutuk Keras Israel: Turki menuduh Israel melakukan "aksi terorisme" yang membahayakan nyawa warga sipil tidak bersalah. Kementerian Luar Negeri Turki menyebut tindakan Israel sebagai "pelanggaran paling serius terhadap hukum internasional" dan menuduh Israel menerapkan "kebijakan fasis dan bersifat militer" yang menargetkan semua orang yang berjuang melawan penindasan. Turki menyerukan PBB dan organisasi internasional untuk mencabut blokade ilegal di Gaza dan memastikan kebebasan navigasi.
-
Kolombia Usir Diplomat Israel: Presiden Kolombia Gustavo Petro memerintahkan pengusiran semua diplomat Israel sebagai tanggapan atas pencegatan kapal Global Sumud Flotilla. Petro menyebut tindakan Israel sebagai "kejahatan internasional baru" dan menuduh Israel menahan dua aktivis Kolombia yang terlibat dalam kegiatan solidaritas kemanusiaan dengan Palestina.
-
Sebagian Kapal Terus Melaju ke Gaza: Penyelenggara Global Sumud Flotilla menyatakan bahwa 30 kapal masih berlayar menuju Gaza, meskipun ada pencegatan oleh pasukan Israel.
-
Israel Klaim Pencegatan Dilakukan Secara Aman: Israel mengklaim telah "secara aman" mencegat kapal-kapal dari misi Global Sumud Flotilla dan memindahkan para penumpang ke sebuah pelabuhan Israel.
