Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home » Iran Bergejolak Lagi Ancaman Perang dan Protes Mahasiswa
Trending Indonesia

Iran Bergejolak Lagi Ancaman Perang dan Protes Mahasiswa

GunawatiBy Gunawati23-02-2026 - 12.30Tidak ada komentar3 Mins Read1 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Teheran kembali menjadi saksi gelombang unjuk rasa mahasiswa pada akhir pekan lalu, di tengah bayang-bayang ketegangan yang kian memuncak antara Iran dan Amerika Serikat (AS). Internationalmedia.co.id – News melaporkan bahwa aksi ini terjadi saat perundingan nuklir kedua negara masih menemui jalan buntu, memicu kekhawatiran akan eskalasi konflik yang lebih luas.

Aksi kali ini merupakan kelanjutan dari peringatan bagi para korban yang tewas dalam serangkaian unjuk rasa antipemerintah sebelumnya. Unjuk rasa besar-besaran yang dimulai pada Desember tahun lalu, awalnya dipicu oleh kesulitan ekonomi yang melanda Iran, namun dengan cepat berkembang menjadi tantangan serius bagi kepemimpinan ulama Teheran dalam beberapa tahun terakhir.

Iran Bergejolak Lagi Ancaman Perang dan Protes Mahasiswa
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Situasi semakin rumit dengan campur tangan AS. Presiden AS Donald Trump, yang awalnya menyuarakan dukungan bagi demonstran Iran dan bahkan mengancam intervensi atas nama mereka, kemudian mengalihkan fokusnya ke program nuklir Iran. Program ini diyakini Barat bertujuan untuk mengembangkan senjata atom. Washington dan Teheran memang kembali ke meja perundingan, namun di saat yang sama, Trump juga meningkatkan pengerahan kekuatan militer di Timur Tengah, sebuah langkah yang diyakini untuk menekan Iran agar mencapai kesepakatan.

Gelombang protes mahasiswa ini kembali menggema di berbagai kampus di Iran, menyusul aksi serupa pada Sabtu sebelumnya untuk mengenang para korban. Berdasarkan laporan media internasional yang diterima internationalmedia.co.id, adanya dinamika unik, di mana aksi pro-pemerintah dan antipemerintah berlangsung secara bersamaan di beberapa lokasi.

Kantor berita Fars, yang dikenal dekat dengan pemerintah, pada Minggu lalu merilis sejumlah video yang memperlihatkan puluhan orang melambaikan bendera Iran dan membawa foto-foto peringatan di beberapa universitas di Teheran. Di kompleks Universitas Teknologi Sharif, misalnya, kerumunan demonstran terdengar meneriakkan slogan "Matilah Shah" – sebuah seruan yang merujuk pada monarki yang digulingkan oleh Revolusi Islam 1979, menandakan dukungan terhadap sistem pemerintahan saat ini.

Namun, Fars sendiri mengakui adanya "ketegangan" di setidaknya tiga universitas di Teheran, di mana beberapa mahasiswa meneriakkan slogan-slogan "antipemerintah". Sementara itu, media Iran International yang berbasis di luar negeri dan dianggap "teroris" oleh pemerintah Iran, membagikan video di media sosial yang menampilkan mahasiswa mengibarkan bendera pra-revolusi di Universitas Teknologi Sharif, serta di lembaga pendidikan tinggi lainnya.

Di Universitas Teknologi Sharif, demonstran pro-pemerintah dilaporkan terlibat gesekan dengan kelompok demonstran lain, bahkan terlihat beberapa pria berseragam di tengah kerumunan. Video yang dilacak lokasinya oleh AFP, yang tampaknya berasal dari Universitas Teknologi Sharif, juga menunjukkan massa meneriakkan slogan antipemerintah, sambil mengerumuni kelompok mahasiswa yang mengibarkan bendera monarki yang telah digulingkan.

Situasi di Iran saat ini mencerminkan kompleksitas dan ketegangan yang terus membayangi, di mana isu domestik dan ancaman eksternal berjalin kelindan, memicu gejolak yang sulit diprediksi di masa mendatang.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Iran Terpukul Israel Hantam Jantung Rudal Balistik

21-03-2026 - 23.00

Inggris Izinkan AS Serang Iran dari Pangkalan Militer

21-03-2026 - 21.30

PM Australia Hadapi Amarah Jemaah Idul Fitri

21-03-2026 - 21.15

Horor Pabrik Suku Cadang Korea

21-03-2026 - 21.00

Khamenei Kirim Ucapan Idulfitri Penuh Makna

21-03-2026 - 18.45

Korsel Berpacu Waktu Amankan Hormuz

21-03-2026 - 18.30
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.