Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Irak Dilanda Gelombang Panas Mematikan: Suhu Tembus 51 Derajat!
Trending Indonesia

Irak Dilanda Gelombang Panas Mematikan: Suhu Tembus 51 Derajat!

GunawatiBy Gunawati28-07-2025 - 20.05Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Irak Dilanda Gelombang Panas Mematikan: Suhu Tembus 51 Derajat!
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id melaporkan, Irak tengah berjuang melawan gelombang panas ekstrem yang menghantam Baghdad dan wilayah selatannya pada Senin (28/7). Badan meteorologi setempat mencatat suhu udara mencapai 51 derajat Celcius di beberapa daerah. Kondisi ini mengancam 46 juta penduduk Irak dengan krisis air dan kekeringan berkepanjangan.

Gelombang panas ini, menurut laporan, merupakan dampak perubahan iklim yang semakin parah. Suhu ekstrem di atas 50 derajat Celcius memang kerap terjadi di Irak selama Juli dan Agustus, namun intensitas dan durasi gelombang panas kali ini menimbulkan kekhawatiran serius.

Irak Dilanda Gelombang Panas Mematikan: Suhu Tembus 51 Derajat!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Di tengah hiruk pikuk Baghdad, warga berjuang mencari perlindungan dari teriknya matahari. Kipas angin raksasa di depan toko dan restoran menjadi penyelamat sementara. Banyak yang membasahi wajah mereka dengan air dingin yang dijual pedagang kaki lima, sementara para pengemudi terpaksa menepi untuk mendinginkan mesin kendaraan mereka.

Bukan hanya Baghdad, delapan provinsi lain juga mencatat suhu mencapai 50 derajat Celcius. Kondisi ini diperkirakan baru akan sedikit mereda pada Rabu (30/7).

Kekurangan air dan pemadaman listrik menjadi masalah kronis yang memicu demonstrasi rutin setiap musim panas. Pada akhir pekan lalu, ratusan warga di selatan Baghdad menggelar aksi protes, memblokir jalan dan membakar ban. Kementerian Sumber Daya Air Irak menyatakan bahwa tahun ini merupakan tahun terkering sejak 1933, dengan cadangan air hanya mencapai 8% dari kapasitas penuh. Irak menyalahkan berkurangnya aliran sungai pada bendungan di negara tetangga, Iran dan Turki, yang juga tengah dilanda gelombang panas ekstrem. Turki bahkan mencatat rekor suhu nasional mencapai 50 derajat Celcius pada Sabtu (26/7).

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Iran Membara Korban Berjatuhan

08-03-2026 - 18.45

Dubai Berduka Serangan Rudal Iran

08-03-2026 - 18.30

Peringatan Keras Iran Guncang Kawasan

08-03-2026 - 18.15

Teheran Darurat BBM Pasca Serangan

08-03-2026 - 18.00

China Beri Peringatan Keras Dunia Tak Bisa Kembali ke Hukum Rimba

08-03-2026 - 16.45

Target Minyak Iran Hancur Empat Tewas

08-03-2026 - 16.30
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.