Internationalmedia.co.id melaporkan, Spanyol dilanda cuaca ekstrem yang memaksa penghentian sementara layanan kereta api di Catalunya. Badan Meteorologi Spanyol (Aemet) memprediksi hujan lebat hingga 90 milimeter per jam di dekat Barcelona dan Tarragon pada Sabtu (12/7). Situasi ini dinilai Aemet sebagai "luar biasa" dan memaksa penetapan status siaga merah di sebagian besar wilayah negara itu.
Peringatan serius dikeluarkan Aemet terkait potensi banjir akibat hujan deras. Warga diimbau mengikuti instruksi pemerintah. Sebagai langkah antisipasi, perusahaan kereta api Renfe menghentikan seluruh layanan di Catalunya. Insiden ini mengingatkan kembali pada bencana banjir dahsyat di Valencia Oktober 2024 yang menelan 225 korban jiwa dan mengakibatkan kerusakan besar. Bencana tersebut merupakan yang terparah dalam beberapa dekade terakhir di Spanyol. Kini, Spanyol kembali bersiaga menghadapi potensi bencana serupa.

