Berita mengejutkan datang dari Iran. Internationalmedia.co.id sebelumnya memberitakan kabar meninggalnya Ali Shamkhani, penasihat utama Ayatollah Ali Khamenei, akibat serangan rudal Israel di Teheran. Namun, kabar tersebut kini dibantah langsung oleh Shamkhani sendiri.
Melalui pesan yang disebarluaskan media pemerintah Iran, Shamkhani menegaskan dirinya masih hidup dan dalam kondisi baik. "Saya masih hidup dan siap mengorbankan diri saya," demikian bunyi pesan tersebut, seperti dikutip dari CNN. Tidak hanya itu, Shamkhani juga menyampaikan pesan kepada pemimpin tertinggi Iran, menyatakan keyakinannya akan kemenangan Iran yang sudah dekat. "Kemenangan sudah dekat. Nama Iran akan bersinar dalam sejarah seperti biasa," tambahnya.

Sebelumnya, berbagai sumber di Teheran, termasuk jaringan televisi pemerintah Iran, IRINN, melaporkan kematian Shamkhani. Meskipun otoritas Iran belum mengeluarkan pernyataan resmi, beredar kabar bahwa Shamkhani mengalami luka parah akibat serangan Israel pada 13 Juni lalu. Anadolu Agency melaporkan kondisi Shamkhani sempat kritis, namun kini telah stabil. "Ali Shamkhani…berada dalam kondisi stabil setelah terluka parah dalam serangan Israel pada 13 Juni," tulis media Iran. Press TV kemudian menambahkan bahwa pesan Shamkhani mengakhiri spekulasi mengenai kondisinya.
Shamkhani, tokoh berpengaruh di Iran yang pernah menjabat sebagai pejabat tinggi keamanan nasional dan memegang peran penting di Korps Garda Revolusi Islam serta Kementerian Pertahanan, juga dikenal luas di Washington dan Eropa. Ia berperan sebagai penasihat utama Iran dalam perundingan nuklir dengan AS yang belakangan terhenti.
