Internationalmedia.co.id melaporkan, China secara tegas menyatakan dukungannya kepada Iran dalam menjaga kedaulatan dan keamanan nasionalnya menyusul tuduhan pelanggaran gencatan senjata oleh Israel. Pernyataan dukungan ini disampaikan Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, kepada Menlu Iran, Abbas Araghchi, melalui sambungan telepon. Wang menekankan pentingnya tercapainya gencatan senjata yang sebenarnya agar rakyat dapat kembali menjalani kehidupan normal.
Pernyataan keras ini muncul setelah Israel menuduh Iran melanggar kesepakatan gencatan senjata yang rapuh dengan meluncurkan dua rudal. Menanggapi tuduhan tersebut, Menteri Pertahanan Israel, Katz, langsung berjanji akan memberikan balasan tegas. Namun, situasi menjadi lebih rumit setelah Presiden AS, Donald Trump, melalui platform Truth Social, meminta Israel untuk menahan diri dari serangan balasan dan bahkan menuding kedua negara sama-sama melanggar gencatan senjata.

Di tengah ketegangan ini, China juga turut mengecam serangan AS terhadap fasilitas nuklir utama Iran pada Sabtu lalu. Wang Yi menyebut serangan tersebut sebagai pelanggaran serius terhadap Piagam PBB dan hukum internasional, karena fasilitas tersebut berada di bawah perlindungan Badan Energi Atom Internasional. Pernyataan dukungan dan kecaman China ini semakin memperkeruh situasi geopolitik yang sudah memanas di kawasan tersebut. Bagaimana perkembangan selanjutnya? internationalmedia.co.id akan terus memantau situasi terkini.
