Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Greta Thunberg: Penculikan di Laut, Pelanggaran HAM!
Trending Indonesia

Greta Thunberg: Penculikan di Laut, Pelanggaran HAM!

GunawatiBy Gunawati11-06-2025 - 04.00Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Greta Thunberg: Penculikan di Laut, Pelanggaran HAM!
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Pengalaman mengerikan dialami Greta Thunberg. Internationalmedia.co.id melaporkan, aktivis lingkungan asal Swedia itu menceritakan penahanan dan deportasinya oleh otoritas Israel setelah kapal yang ditumpanginya, Madleen, dicegat di perairan internasional. Ia menyebut kejadian tersebut sebagai penculikan dan pelanggaran HAM.

Setibanya di Paris, Selasa (10/6/2025), Thunberg mengungkapkan rasa amarahnya. "Mereka menculik kami di perairan internasional dan membawa kami ke Israel tanpa izin," tegasnya kepada wartawan di bandara Charles de Gaulle. Ia menambahkan, "Ini adalah pelanggaran HAM yang disengaja, satu lagi dari sekian banyak pelanggaran yang dilakukan Israel."

Greta Thunberg: Penculikan di Laut, Pelanggaran HAM!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Meskipun pengalaman pribadinya pahit, Thunberg menekankan bahwa penderitaannya tak sebanding dengan apa yang dialami warga Palestina. Dari 12 orang di kapal Madleen yang membawa bantuan kemanusiaan untuk Gaza, lima aktivis Prancis ditahan karena menolak meninggalkan Israel. Thunberg sendiri dideportasi melalui penerbangan komersial El Al menuju Paris.

"Ini bukan cerita sebenarnya," kata Thunberg. "Cerita sebenarnya adalah genosida dan kelaparan sistematis yang terjadi di Gaza." Ia menyebut penahanan kapal tersebut sebagai pelanggaran hukum internasional dan kejahatan perang karena menghalangi masuknya bantuan kemanusiaan ke Gaza.

Thunberg mengecam keras sikap diam pemerintah dunia atas krisis kemanusiaan di Gaza. "Tidak ada kata-kata yang mampu menggambarkan pengkhianatan yang dilakukan pemerintah kita setiap hari," kecamnya. Namun, pengalaman ini tak menyurutkan semangatnya. Thunberg berjanji akan terus memperjuangkan keadilan untuk Gaza dan menuntut diakhirinya kekejaman Israel. "Kami tidak akan berhenti," tegasnya.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Paus Leo XIV Kunjungi Masjid Agung Ucap Salam Damai

17-04-2026 - 10.45

Keputusan Trump Mengguncang Israel Menteri Marah Besar

17-04-2026 - 10.30

Mengejutkan Iran Serahkan Uranium

17-04-2026 - 10.15

Trump Bocorkan Kesepakatan Iran AS Sangat Dekat

17-04-2026 - 10.00

Gencatan Senjata Belum Genap Sejam Israel Langsung Tembak Lebanon

17-04-2026 - 07.45

Uranium Iran Jadi Kunci AS Tolak Tawaran Rusia

17-04-2026 - 07.30
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.