Internationalmedia.co.id melaporkan kabar mengejutkan terkait gencatan senjata antara Iran dan Israel. Kremlin memberikan pernyataan resmi yang mengonfirmasi kabar baik tersebut. Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, menyatakan harapan agar gencatan senjata ini berkelanjutan. Pernyataan ini disampaikan setelah Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow.
Peskov menekankan bahwa Rusia sejak awal konflik telah menginginkan gencatan senjata. Ia juga menambahkan bahwa Iran, sekutu kuat Rusia dalam konflik Ukraina, sangat mengapresiasi posisi Rusia yang jelas terkait krisis Timur Tengah. Pertemuan Araghchi dan Putin ini terjadi setelah serangan Amerika Serikat ke situs nuklir Iran. Moskow sendiri dengan cepat mengecam serangan tersebut.

Menariknya, beredar kabar dari Reuters yang menyebutkan Araghchi membawa pesan khusus dari Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, untuk Putin. Peskov membantah adanya surat tertulis, namun mengakui adanya pesan tertentu yang disampaikan. Ia menegaskan bahwa laporan Reuters mengenai isi pesan tersebut tidak sepenuhnya akurat. Lebih lanjut, Peskov menyatakan bahwa pembicaraan antara Iran dan Rusia tidak membahas respons Teheran atas serangan Amerika. Misteri isi pesan Khamenei untuk Putin pun masih menjadi pertanyaan besar. Apa isi pesan rahasia tersebut?
