Internationalmedia.co.id – News – Sebuah insiden ledakan mengguncang Kota Gaza, ketika militer Israel melancarkan serangan udara yang menargetkan sebuah kendaraan. Israel mengklaim bahwa di dalam mobil tersebut terdapat Raed Saed, seorang komandan senior Hamas yang disebut-sebut sebagai dalang di balik serangan mematikan ke Tel Aviv pada 7 Oktober 2023. Insiden yang terjadi baru-baru ini, menurut otoritas kesehatan Gaza, telah merenggut nyawa empat orang. Namun, hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari pihak Hamas mengenai identitas korban, termasuk dugaan tewasnya Saed.
Jika klaim Israel terbukti benar, kematian Saed akan menandai kehilangan sosok paling berpengaruh di jajaran Hamas sejak dimulainya kesepakatan gencatan senjata sebelumnya. Para pejabat pertahanan Israel secara spesifik mengidentifikasi Saed sebagai kepala unit manufaktur senjata Hamas, menggarisbawahi perannya yang krusial dalam kapabilitas militer kelompok tersebut.

Berdasarkan informasi dari sumber-sumber internal Hamas, Raed Saed dikenal sebagai orang nomor dua dalam hierarki sayap bersenjata kelompok tersebut, tepat di bawah Izz eldeen Al-Hadad. Ia juga memiliki rekam jejak memimpin salah satu batalion Hamas terbesar dan paling lengkap di Kota Gaza, menunjukkan pengalaman dan pengaruhnya yang mendalam.
Sementara itu, laporan dari Al Jazeera menyebutkan bahwa Israel awalnya hanya mengakui telah berhasil menargetkan seorang "anggota kunci" Hamas di Gaza, tanpa merinci identitas korban. Melalui unggahan di platform Telegram, militer Israel menuduh individu yang menjadi target tersebut berupaya keras untuk merekonstruksi dan memperkuat kembali kapabilitas Hamas di wilayah tersebut.
Insiden ini menambah daftar panjang ketegangan di Gaza, di mana klaim dan sanggahan seringkali mewarnai setiap operasi militer, meninggalkan tanda tanya besar terkait kebenaran di balik setiap peristiwa.
