Internationalmedia.co.id – News โ Mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump melayangkan kritik tajam kepada Presiden Israel Isaac Herzog. Kekecewaan Trump memuncak lantaran sekutunya, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, belum juga mendapatkan pengampunan atas tuduhan penyuapan yang menjeratnya.
Trump tidak segan menyebut Netanyahu sebagai pemimpin masa perang yang "luar biasa". Ia mengecam keras keputusan Herzog yang menolak memberikan amnesti. "Anda memiliki seorang presiden yang menolak untuk memberikan pengampunan kepadanya. Saya pikir orang itu seharusnya malu pada dirinya sendiri," kata Trump mengenai Herzog.

Tak hanya itu, Trump juga mendesak warga Israel untuk menekan Herzog agar segera memberikan amnesti kepada Netanyahu. "Dia memalukan karena tidak memberikannya. Dia harus memberikannya," tegas Trump.
Komentar pedas ini muncul sehari setelah Trump menjamu Netanyahu di Gedung Putih, pertemuan ketujuh mereka sejak Trump kembali berkuasa tahun lalu.
Netanyahu sendiri dituduh menerima hadiah mewah sebagai suap dan terlibat dalam kesepakatan dengan media untuk mendapatkan pemberitaan yang menguntungkan pemerintahannya. Sidang perdananya dimulai pada tahun 2020, namun proses hukum tersebut kerap terganggu oleh gejolak geopolitik, termasuk perang Israel di Gaza.
Amerika Serikat sebelumnya telah meminta Herzog, yang perannya sebagian besar bersifat seremonial, untuk memberikan pengampunan kepada Netanyahu. Trump bahkan secara terbuka mengajukan permohonan tersebut dari podium parlemen Israel, Knesset, pada Oktober tahun lalu.
"Saya punya ide: Bapak Presiden, mengapa Anda tidak memberinya pengampunan?" tanya Trump saat pidatonya kala itu. Ia juga terkesan meremehkan tuduhan penyuapan, menyebutkan barang-barang mewah yang diduga diterima Netanyahu. "Cerutu dan sampanye โ siapa yang peduli?" ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Herzog sebelumnya menyatakan bahwa setiap permintaan pengampunan harus mengikuti peninjauan dan prosedur normal sesuai dengan hukum negara.

