Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป China Tuding Balik Jepang: Manuver Berbahaya di Atas Pasifik!
Trending Indonesia

China Tuding Balik Jepang: Manuver Berbahaya di Atas Pasifik!

GunawatiBy Gunawati12-06-2025 - 15.45Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
China Tuding Balik Jepang: Manuver Berbahaya di Atas Pasifik!
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id melaporkan memanasnya situasi di atas Samudra Pasifik. China membalas tudingan Jepang terkait manuver pesawat tempur mereka yang dinilai berbahaya. Sebelumnya, Jepang melayangkan protes keras atas aksi sejumlah jet tempur China yang terbang sangat dekat dengan pesawat patroli P-3C mereka pada akhir pekan lalu. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Namun, juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian, mengatakan akar permasalahan keamanan maritim dan udara ini justru berasal dari "pengintaian jarak dekat terhadap aktivitas normal militer China oleh pesawat tempur Jepang". Lin mendesak Jepang untuk menghentikan apa yang disebutnya sebagai "perilaku berbahaya".

China Tuding Balik Jepang: Manuver Berbahaya di Atas Pasifik!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Kementerian Pertahanan Jepang mencatat, sebuah jet tempur J-15 China dari kapal induk Shandong mengikuti pesawat patroli P-3C Jepang selama 40 menit pada Sabtu (7/6). Kejadian serupa terulang pada Minggu (8/6) dengan dua jet J-15 lainnya yang melakukan hal sama selama 80 menit. Jarak antara jet tempur China dan pesawat patroli Jepang dilaporkan hanya 45 meter.

Lebih lanjut, pada Minggu (8/6), sejumlah jet tempur China terbang hanya 900 meter di depan pesawat patroli P-3C Jepang pada ketinggian yang sama. Kepala staf militer Jepang, Yoshihide Yoshida, menyatakan bahwa pendekatan tersebut tidak mungkin keliru mengingat durasi yang panjang dan berulang selama dua hari berturut-turut.

Insiden ini terjadi setelah kemunculan dua kapal induk China di Pasifik, yang menurut Jepang menunjukkan perluasan jangkauan militer China. Beijing sendiri menyebut aktivitas kapal induknya sebagai "latihan rutin". Peristiwa ini semakin memperkeruh hubungan kedua negara di kawasan tersebut.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Peringatan Mengejutkan Trump Iran Dalam Bahaya

10-01-2026 - 23.00

Trump Bikin Dunia Bergetar Iran Korut Meksiko Greenland

10-01-2026 - 21.15

Iran Bergejolak Militer Turun Tangan

10-01-2026 - 21.00

Efek Penangkapan Maduro Puluhan Warga Nikaragua Ditahan

10-01-2026 - 18.45

Negeri Es Ini Tak Sudi Jadi Bagian Amerika Serikat

10-01-2026 - 18.00

Pyongyang Murka Drone Mata Mata Terungkap

10-01-2026 - 16.30
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.