Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป BLT Jumbo Malaysia, Demo Tetap Jalan?
Trending Indonesia

BLT Jumbo Malaysia, Demo Tetap Jalan?

GunawatiBy Gunawati24-07-2025 - 04.45Tidak ada komentar2 Mins Read2 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
BLT Jumbo Malaysia, Demo Tetap Jalan?
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id memberitakan, Perdana Menteri (PM) Malaysia, Anwar Ibrahim, mengumumkan bantuan langsung tunai (BLT) besar-besaran untuk meredam amarah publik yang meningkat akibat lonjakan biaya hidup. Pengumuman ini dilakukan menjelang aksi demonstrasi besar-besaran yang dijadwalkan akhir pekan ini.

Langkah pemerintah Malaysia ini berupa paket bantuan senilai miliaran ringgit. Anwar, dalam pidatonya Rabu (23/7), menjanjikan BLT sebesar 100 ringgit (sekitar Rp 385.000) kepada setiap warga negara berusia 18 tahun ke atas. Pemberian dana satu kali (one-off payment) ini akan disalurkan pada 31 Agustus, bertepatan dengan Hari Nasional Malaysia. Dengan jumlah penduduk yang mencapai 22 juta jiwa, program ini diperkirakan menghabiskan dana hingga 2 miliar ringgit atau sekitar Rp 7,7 triliun.

BLT Jumbo Malaysia, Demo Tetap Jalan?
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Selain BLT, pemerintah juga memberikan subsidi bensin RON95. Mulai September, harga bensin jenis ini akan turun menjadi 1,99 ringgit (Rp 7.673) per liter dari harga sebelumnya 2,05 ringgit (Rp 7.905) per liter. Subsidi ini akan dinikmati sekitar 18 juta pengendara di Malaysia.

Namun, langkah-langkah tersebut tampaknya belum cukup meredam gelombang protes. Demo besar-besaran tetap direncanakan di Kuala Lumpur pada Sabtu (26/7). Para demonstran menuntut pengunduran diri Anwar dan memprotes kenaikan harga serta kegagalan pemerintah memenuhi janji reformasi. Kepolisian memperkirakan 10.000 hingga 15.000 demonstran akan ikut serta dalam aksi yang digerakkan oleh partai-partai oposisi ini.

Sebelumnya, pemerintah Malaysia telah menerapkan sejumlah kebijakan untuk meningkatkan pendapatan negara, termasuk menaikkan upah minimum, tarif listrik untuk pengguna besar, dan pajak penjualan barang impor mewah. Anwar menjelaskan kebijakan ini ditujukan untuk kalangan bisnis besar dan orang kaya, namun kritik muncul karena dikhawatirkan bebannya akan beralih ke konsumen, terutama masyarakat berpenghasilan rendah dan menengah. "Saya mengakui keluhan dan menerima bahwa biaya hidup tetap menjadi tantangan, meskipun kami telah mengumumkan berbagai langkah," ujar Anwar.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Babak Baru Hubungan Vietnam Vatikan

15-04-2026 - 10.45

Langkah Berani Pakistan Jet Tempur Mendarat di Saudi

15-04-2026 - 10.30

Ada Apa di Balik Kunjungan Lavrov ke China

15-04-2026 - 10.15

Bocah Sembilan Tahun Terjebak Bertahun-tahun

15-04-2026 - 10.00

Jalur Laut Vital Terancam Pungutan Iran PBB Bereaksi Keras

15-04-2026 - 07.45

Washington Saksi Sejarah Timur Tengah

15-04-2026 - 07.30
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.